KUNINGAN, (KC).-

Kabupaten Kuningan menargetkan prosuksi ikan sebanyak 12.000 ton per tahun melalui program intensifikasi perikanan sebagai upaya memenuhi komsumsi rumah tangga maupun kebutuhan pasar.
Kepala Bidang Perikanan, Dinas Pertanian Perikanan dan Peternakan Kab. Kuningan, H Wawan Hermawan menjelaskan, produksi ikan di Kuningan berkisar 10.379 ton per tahun yang didapat dari “balong tetenong” (kolam tradisional) dan kolam produksi yang dipanen setiap tiga bulan. Dari produksi ikan sebanyak 12.000 pada tahun 2014 ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Diakuinya, meski produksi ikan memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, namun permintaan pasar hingga kini belum terpenuhi. Karenaya diperlukan pengembangan budidaya ikan dengan penerapan teknologi tepat guna.
“Kita memiliki sejumlah kelompok pembudidaya ikan yang tersebar di sejumlah tempat. Termasuk perajin pengolahan ikan yang mampu menembus pasar luar kota. Melalui program pengembangan atau budidaya ikan tersebut diharapkan Kuningan mampu mencapai target sebesar 12.000 ton ikan tahun sekarang,” harap Wawan.

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Sumber Daya dan Teknologi Perikanan pada Dinas Pertanian Perikanan dan Peterakan Kab. Kuningan, Denny Rianto, menerangkan, berdasarkan catatan, di Kuningan ada beberapa kelembagaan yang membidangi perikanan. Di antaranya, kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) sebanyak 341 unit, kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan (Poklahsar) 25 unit, kelompok usaha bersama (Kube) 69 unit, Unit Pelayanan dan Pengembangan (UPP) satu unit, kelompok masyarakat pengawasan (Pokmaswas) sumber daya perikanan satu unit, pelaku budidaya individual unit perikanan rakyat (UPR) dan kelompok lainnya.

“Alhamdulillah Kuningan dinilai potensi akan pengembangan sumber daya ikan. Adapun ikan yang dapat dibudidayakan terdiri dari ikan mas, mujaer nila/nirwana, lele, tawes, gurame, nilem, sepat, tambak dan ikan patin. Mereka (pelaku usaha perikanan) tersebut terus dibekali ilmu keterampilan, baik di bidang budidaya maupun pengolahan serta pemasaran hasil perikanan,” tutur Denny.

Ditambahkan dia, kelompok usaha perikanan tersebut merupakan binaan bidang perikanan yang cukup potensi sehingga akan meningkatan kesejahteraan anggota kelompok tersebut. Mudah-mudahan pengembangan usaha budidaya ikan mampu meningkatkan produksi ikan di Kabupaten Kuningan.(C-34)