SUMBER, (KC).-

Setelah mengalami stagnasi, bahan pokok komoditas beras diprediksi akan mengalami kenaikan pada pertengahan Ramadhan nanti.

Distributor beras di Pasar Sumber Kabupaten Cirebon, Mufti, menyampaikan, saat ini komoditas beras tengah memasuki masa panen kedua. Karenanya, pasokan beras di Kabupaten Cirebon maupun kota dipastikan aman. Namun, pasokan tersebut belum berarti menjamin aman hingga Ramadhan berakhir.

“Permintaan juga cukup tinggi dan tentunya banyak beras yang dibeli di bulan puasa ini,” sebutnya, Rabu (9/7/2014).

Menurutnya, banyaknya pasokan beras tidak menjamin harga turun drastis. Saat ini harga beras rata-rata turun Rp 100 per kilogram. Beras akan kembali mengalami kenaikan pada pertengahan Ramadhan. Banyaknya permintaan menjadi pemicu adanya kenaikan.

“Belum lagi momen pemilu yang banyak butuh pasokan logistik bahan pokok, misalnya,” ujar Mufti.

Hal senada disampaikan pedagang beras di Pusat Grosir Cirebon (PGC), Nina. Menurutnya harga beras sejak awal memang tak terpengaruh oleh momen Ramadhan. Namun, katanya sewaktu-waktu harga beras akan ikut mengalami kenaikan. Ia pun belum memastikan lonjakan itu terjadi.

“Kemungkinan besar ya pada pertengahan Ramadhan nanti. Banyak orang belanja untuk kebutuhan saat lebaran,” sebutnya.(C-23)