SUMBER, (KC).-

Razia gabungan ke warung internet (warnet) pada Rabu (3/9/2014), yang dilakukan petugas Satpol PP, Dinas Pendidikan serta Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Cirebon, mendapatkan hasil yang sangat mengejutkan.
Dua pasang pelajar SMA dan remaja lulus SMA tertangkap basah melakukan perbuatan asusila di balik bilik dalam sebuah warnet yang berada di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Desa/Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Warnet Insert

Dalam razia tersebut, petugas gabungan menemukan dua kondom bekas pakai di saku rok pelajar perempuan berinisial Ar. Celana dalam Ar pun dalam kondisi terlepas. Selain mengamankan pasangan pelajar yang berbuat mesum, petugas juga menjaring puluhan pelajar yang membolos.

Pantauan KC di lapangan, tim gabungan menyisir sejumlah warnet yang berada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon. Wilayah-wilayah itu yakni Kecamatan Sumber, Talun, Kedawung, Weru, Plumbon dan Palimanan. Mereka mengamankan para pelajar maupun pegawai yang membolos.

Diamankannya dua pasangan yang tertangkap basah sedang mesum, dilakukan di tempat yang sama namun beda waktu. Pertama, petugas mengamankan pelajar ketika razia baru dilakukan yakni sekitar pukul 10.00 WIB.
Sedangkan, pasangan lulusan SMA diamankan ketika petugas hendak memberi surat peringatan kepada pemilik warnet. Saat itu, petugas kembali menemukan pasangan remaja yang berbuat tidak senonoh dengan kondisi sudah melepas celana panjangnya.

Kedua pasang pelajar itu berinisial Ar, siswi salah satu sekolah tingkat SMA di Kota Cirebon, dan DA yang merupakan siswa sebuah SMK di Kabupaten Cirebon. Sedangkan, NN dan PA adalah pasangan yang baru keluar SMA. Kedua pasangan itu diketahui menyewa satu bilik di warnet untuk menonton film porno.

Meski sempat mengelak tuduhan yang ditujukan terhadap keduanya, petugas tetap mengamankan mereka. Apalagi, dari dalam saku rok Ar ditemukan dua kondom bekas pakai serta celana dalam yang sudah terlepas. Petugas kemudian mengamankan kondom serta celana dalam milik Ar dan membawa mereka ke kantor Satpol PP Kabupaten Cirebon di Sumber.

Film porno
Para pelajar itu hanya bisa tertunduk malu saat dibawa petugas gabungan. Dalam pemeriksaan di hadapan petugas, mereka mengaku terangsang film porno yang ditonton. Tak kalah memprihatinkan, hal itu dilakukan sebagai perayaan ulang tahun Ar.

“Awalnya cuma nonton film biasa di warnet, kemudian lihat film porno,” ungkap DA yang mengaku sengaja membolos.
DA menceritakan, dirinya sempat keluar membeli kondom di minimarket terdekat, karena tak tahan dengan apa yang mereka saksikan. DA sendiri sudah dua kali melakukan hubungan badan layaknya suami istri di warnet tersebut. Hari itu pun dia sengaja menyewa sejak pagi.

Kepala Satpol PP Kabupaten Cirebon, Abraham Mohamad menyatakan, razia digelar sebagai upaya penertiban pelajar yang kedapatan membolos. Pihaknya mendatangi warnet, mengingat tempat itu kerap dijadikan lokasi membolos.
“Sasaran kami pelajar yang membolos. Kami dapati sejumlah pelajar dari sekolah berbeda sedang berbuat tak senonoh. Kami selanjutnya akan berkoordinasikan dengan pihak Disdik dan memanggil orang tua siswa para pelajar itu,” tegas dia.

Dalam razia, petugas Satpol PP juga sempat bersitegang dengan pemilik warnet yang tidak terima tempat usahanya dibongkar. Tapi, petugas tetap melakukan penertiban karena bilik warnet cukup tertutup sehingga memicu pengunjung untuk berbuat asusila.(C-23)