Kantor Walikota Cirebon/KC Online.*

KEJAKSAN, (KC).-
Hari Senin (13/7/2015) ini, merupakan batas waktu walikota untuk mendaftarkan kembali calon wakil walikota kepada panitia pemilihan. Panitia memberikan waktu kepada walikota untuk mendaftarkan hingga pukul 12.00 WIB, tapi setelah lewat pada pukul tersebut tidak ada pendaftaran juga, maka panitia akan langsung menyurati Gubernur Jawa Barat untuk melaporkan jika hingga saat ini tidak ada juga wakil walikota yang terpilih.

Ketika diminta tanggapannya, Ketua Panitia Pemilihan (Panlih), Edi Suripno mengungkapkan, dirinya pesimistis jika besok (hari ini) bakal ada pendaftaran.
“Pesimistis karena hingga malam ini (tadi malam) tidak ada juga kejelasan. Tapi sebenarnya kalau berkomunikasi tetap ada dengan partai pengusung, hanya soal kejelasan pendaftaran belum ada,” ujar Edi kepada KC, Minggu (12/7/2015).

Menurutnya, kalau sampai gagal kembali pendaftaran kali ini, maka tugas panitia sudah selesai dan tidak akan diperpanjang kembali. “Saya serahkan proses pemilihan kepada Gubernur, yang pasti panitia sudah tidak punya wewenang lagi,” ucap Edi.

Sementara itu, Walikota Nasrudin Azis mengatakan, sebenarnya semua berkas calon wakil walikota sudah disiapkan, tapi soal tanda tangan memang belum lengkap.
“Kalau sudah begini ya sudah saya daftarkan apa adanya saja kepada panitia besok (hari ini),” katanya.

Belum komunikasi

Azis mengaku belum melakukan komunikasi kembali dengan dua partai pengusung lain, yaitu Golkar dan PPP. Sebab, pada pertemuan terakhir saat dipanggil oleh panitia bersama partai pengusung beberapa waktu lalu, Golkar dan PPP masih memiliki pendirian yang lama, yaitu tidak mau menandatangani berkas pendaftaran.

“Tapi sampai detik terakhir besok (hari ini) saya masih berharap kedua partai ini bisa diajak kompromi dan akhirnya ada kesepakatan,” ucap Azis.

Kalaupun Golkar dan PPP masih enggan menandatangani berkas pendaftaran, Azis mengaku akan pasrah saja jika panitia akhirnya menyerahkan proses pemilihan ke Gubernur dan Kemendagri.

Bakal calon wakil walikota, Hj. Ety Herawati atau akrab disapa Eeng Charli mengungkapkan, dirinya tidak mempermasalahkan jika pada hari ini pendaftaran kembali menemui jalan buntu.
“Kalau memang harus diserahkan ke Gubernur ya sudah mau bagaimana lagi, saya pasrah saja,” katanya.(C-16)