MAJALENGKA,(KC).-
Keberadaan bedug bukan barang baru bagi masyarakat Indonesia. Bedug kerapkali diidentikan dengan penanda dimulainya waktu salat bagi kaum muslim.
Bahkan pada malam Hari Raya Idul-Fitri dan Idul Adha gemuruh suara bedug hampir menggema terdengar di setiap mushola dan masjid-masjid yang ada.

Dalam upaya melestarikan kesenian dan kebudayaan tersebut, akan digelar kegiatan Bedug Asyiiik, setelah sebelumnya sukses dilaksanakan di 14 kota di Indonesia. Kini  Sabtu (4/1/2015) petang, Bedug Asyik akan menyapa warga Kabupaten Majalengka di Alun-alun Kecamatan Talaga.
Manager Media Relations, Mandra P Pandelaki atau yang akrab disapa Ara mengatakan, Bedug Asyik ini turut dimeriahkan dengan adanya kompetisi tabuh bedug dari berbagai komunitas, serta penampilan musisi nasional seperti Doel Sumbang dan penampilan seniman lokal Ebith Beata.

“Tema yang diangkat pada kesempatan ini mengusung pertemanan. Karena dengan teman itu berarti sudah sangat dekat sekali dan selalu mengutamakan kebersamaan,” kata dia di sela-sela acara.
Menurut dia, pada perkembangannya, bedug sebagai sarana ekspresi dan artistik dan sarat dengan nilai kebersmaan, karena bedug sangat mungkin dikolaborasikan dengan alat perkusi lainnya, seperti gendang, rebana, dan gemelan.

Apalagi bedug biasanya, dimainkan berkelompok dalam momen sosial, seperti hajatan warga, bedug semakin dekat dengan keseharian masyarakat yang bersifat komunal. “Ini menjadi salah satu alasan mengapa bedug disajikan dalam acara ini, karena dalam tradisi tabuh bedug serupa dengan karakter Sampoerna Kretek,” urainya.

Dijelaskan dia,menjadi bagian tak terpisahkan dari Cultural Trip Bedug Asyiiik 2015 itu akan hadir para penggiat alat musik perkusi lokal serta pengamat seni dan budaya yang akan memperkuat semangat pertemanan para peserta kompetisi Bedug Asyiiik tahun ini.  Sebelum pada acara inti pihaknya juga mengunjungi Keraton Kanoman dan Keraton Kasepuhan di sana tersimpan Bedug Pusaka.
“Peserta dalam Bedug Asyik itu akan diikuti 10 tim.  Nanti setelah itu akan diambil tiga besar. Yang selanjutnya ketiga peserta itu akan dilibatkan dengan tim rampak bedug profesional bernama si Kelap,” katanya.

Tujuan dari semua itu, kata dia, selain memberikan wawasan ilmu pengetahuan bagaimana memukul bedug yang baik, kompak dan memiliki nilai seni, sekaligus menambah pengalaman dan pertemanan di antara mereka.

“Acara inti di mulai pukul 15.00-22.00 WIB. Itu akan diisi kompetesi, ngobrol asyik with CS, buka puasa bersama, coaching session bedug asyik, shalat isya dan taraweh, penampilan Rampak Bedug Ciwasiat, dan ngobrol asyiik dan penampilan seniman Doel Sumbang dan Ebith Beata,”paparnya.
Thio Maverick, Account Coordinator menambahkan, Bedug Asyiik ini selain digelar Majalengka juga dilaksanaka di  14 kota yaitu Subang, Talaga Manggung, Pangandaran, Garut, Sukabumi, Tegal, Purwokerto, Wonogiri, Demak, Pare, Lamongan, Jombang, Probolinggo dan Sumenep. (Jejep Falahul Alam/”KC”)