KUNINGAN, (KC).-

Pebalap Toni Alvian dari Antangin Milagro berhasil menjadi yang tercepat di nomor Criterium kelas senior putra (2,2 Km) di Tour de Linggarjati (TdL) Kabupaten Kuningan, Minggu (23/8/2015).

Pertarungan terjadi menjelang garis finish. Tiga pembalap yakni Abdul Gani, Toni Alvian dan Iwan Setiawan (KFC Bike Team) saling berada cepat. Abdul Gani sempat memimpin, tapi Toni Alvian berhasil menang dalam adu sprint hingga meraih juara di nomor ini. Abdul Gani harus puasa di posisi kedua dan Iwan Setiawan di peringkat ketiga.

Sementara di nomor Criterium kelas junior putra (2,2 Km) juara pertama direbut Wan Abdul Rahman (Trengganu Team Malaysia), juara kedua diduduki Muhsin Al Redha (Selangor team), dan juara ketiga Mohd Nur Aiman (Trengganu team Malaysia).

Sementara di Criterium kelas remaja putra (2,2 km), juara pertama diraih Muhammad Nur Aiman (Johor Team), juara kedua Machrus Ali (Advan CCC Surabaya), dan juara ketiga Terry Yudha Kusuma (Advan CCC Jakarta).

Sementara Criterium kelas senior putri (2,2 km), juara pertama direbut Dahlina Rosida, juara kedua Riska Agustin, dan juara ketiga Yuni Indah Lestari (Milagro Indonesia). Untuk kelas junior putri (2,2 km), juara pertama diraih Nur Aisyah binti M Zubir (Trengganu team Malaysia), juara kedua Crismonita Dwi Putri (Pengcab ISSI Kota Malang), dan juara ketiga Ayustina Delia Priatna (Milagro Indonesia).

Sementara di Criterium kelas remaja putri (2,2 km), juara pertama diduduki Liontin Evangelina Setiawan (Milagro Antangin Yogya), juara kedua, Ezzatie Fifiyana Shazwani (Trengganu Team Malaysia), dan juara ketiga Ni’mal Magfiroh (Advan CCC Jakarta).

Sementara itu, rute balap sepeda kategori Individual Time Trial (ITT), Individual Road Race (IRR), dan Criterium di Tour de Linggarjati (TdL) dinilai semua peserta sangat menantang dengan banyaknya tanjakan di semua rute balap sepeda.

Seperti diungkapkan pebalap Liontin Evangelina Setiawan (16 tahun) dari Milagro Antangin Yogya, yang juga siswi kelas XI SMA Yogya Gajah Mada. Dirinya mengaku kaget dengan rute yang sangat menantang di event ini.

“Awalnya kami tidak ada persiapan kegiatan untuk di Kuningan, tetapi pas ikut Lomba Custom Cycling di seluruh Indonesia, rute yang paling berat ya di Kuningan. Sebab, selain banyak tanjakan yang tajam, turunannya juga sangat curam. Jadi, pas ikutan LCC di sini (Kota Kuda) sangat menantang dan cocok untuk dipakai latihan para atlet sepeda,” ujar Liontin.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Tour de Linggarjati yang juga Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar mengaku banyak peserta di ajang ini menyukai rutenya karena menantang.

“Kami menggelar event ini tentunya mendorong promosi wisata Kabupaten Kuningan, apalagi antusiasme warga dan peserta cukup besar. Insya Allah kegiatan seperti ini akan diagendakan secara rutin. Mudah–mudahan melalui kegiatan Tour de Linggarjati bisa membangkitkan potensi anak–anak muda di Kota Kuda untuk pebalap sepeda Kuningan,” ujar Dian Rachmat Yanuar.

Terpisah, Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia yang juga Wakil Bupati Kuningan, Acep Purnama mengatakan, pihaknya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada Pemkab, masyarakat, dan wartawan yang ada di Kuningan. Kegiatan ini juga dijadikan momentum sebagai pengalaman.

“Kami juga menyadari bahwa pentingnya pembibitan dalam dunia olahraga khususnya sepeda. Alhamdulillah kami juga mempunyai atlet sepeda sedikitnya enam orang, di antaranya Acil di kelas junior putra balap sepeda Criterium itu sudah menunjukkan reputasi yang cukup baik,” ujar Acep Purnama.(Agus/KC)