MAJALENGKA, (KC).-

Grand Master (GM) Barus Cerdas dari Jawa Timur tampil sebagai juara I dalam turnamen catur nasional memperebutkan Piala Bupati Majalengka yang digelar Pemkab Majalengka dalam rangkaian Hari Jadi Majalengka, di Gedung Graha Sindangkasih.

Urutan kedua diperoleh GM Susanto Megaranto Jawa Barat, juara ketiga Firman Syah Farid dari Jawa Barat dan keempat Gintig Nasib dari Kalimantan Timur.

“Juara I GM Barus Cerdas, kedua GM Susanto Megaranto, ketiga IM Firman Syah Farid dan keempat IM Ginting Nasib,”kata Sekertaris Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Majalengka ini, Minggu, (16/7/2016).

Menurut dia, sedianya perlombaan catur ini akan digelar tingkat Internasional, namun karena terbatas hadiah yang diberikan jadi kejuaraan ini hanya tingkat nasional.

“Lomba catur ini diikuti 306 orang yang terdiri dari berbagai daerah yang merupakan atlet yang kerap mewakili tingkat provinsi di daerahnya masing-masing. Mereka sendiri berasal dari 19 Provinsi seperti provinsi DKI Jakarta, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Papua, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dan lain sebagainya,”paparnya.

Menurut Aam, lomba catur ini memecahkan rekor baru, sebab kejuaraan tingkat nasional biasanya hanya diikuti oleh 200 orang peserta paling banyaknya.

“Sistem swiss dengan sembilan babak yang digunakan dalam kejuaraan. Setiap pemain wajib melaksanakan sembilan babak dengan lawan yang berbeda,” tuturnya.

Dia menuturkan, pada pertandingan ini banyak sekali kejutan yang terjadi. Jawara catur yang semula dapat mengalahkan lawan-lawannya dengan mudah, namun di luar dugaan malah sudah memiliki nama dan titel kalah secara mengejutkan.

“Dodo pecatur asal Majalengka itu non master mampu mengalahkan Kaisar Jenisu yang sudah bergelar Fide Master. Kemudian, sama-sama atlet PON Jabar, Farid Firmansyah bergelar IM, mampu mengalahkan Susanto Megantara yang sudah bertitel GM. Jadi dalam pertandingan ini banyak sekali kejutan,”tuturnya.

Bukan hanya itu, pecatur asal Majalengka Dodo Muhtar non master secara mengejutkan mampu menumbangkan Fide Master Catur, Kaisar Jenius Hakiki yang merupakan atlet catur andalan Provinsi Jawa Timur.

Dalam turnamen itu resmi langsung dibuka Bupati Majalengka H Sutrisno dengan dihadiri langsung Ketua DPRD Majalengka sekaligus Ketua KONI Majalengka Tarsono D Mardiana, Kapolres Majalengka AKBP Yudhi Sulistianto Wahid Sekda Majalengka H.Ahmad Sodikin, Kepala Disporabudpar Agus Permana.

Bupati Sutrisno mendorong kepada kegiatan catur seperti ini selain mencari bibit unggul, sekaligus dalam rangka mempromosikan potensi yang ada di Kabupaten Majalengka.

“Olahraga catur seperti ini sangat baik dan harus terus diagendalan setiap tiap tahun. Selain mencari atlet Majalengka, juga untuk mengembangkan olahraga catur agar menoreh prestasi di tingkat yang lebih tinggi,”katanya.

Menurut Sutrisno, dalam pertandingan catur itu ada makna satu kesatuan. Dimana antara posisi yang satu dan lainnya memiliki ikatan yang sangat kuat.Sehingga dalam hidup sehari hari-hari kita butuh orang lain.Tanpa orang lain kita tidak dapat hidup sendirian.

“Bermain catur juga merupakan permainan pikiran yang dimainkan dua orang dengan karakter yang berbeda.Hasil akhir yang dicapai mengalahkan raja lawan. Untuk bisa melakukannya dibutuhkan proses serta strategi dan taktik yang jitu. Jadi pelajaran yang dapat dipetik, kita tidak boleh berfikir untuk hari ini, melainkan berpikir untuk masa depan, sebab apa yang kita lakukan hari ini akan sangat menentukan hasilnya di masa mendatang,”papar Sutrisno.

Kepala Disporabudpar Majalengka Agus Permana mengatakan, kegiatan turnamen catur ini merupakan rangkaian Hari Jadi Majalengka yang ke 526 tahun.”Kegiatan ini bertujuan mengukur tingkat permainan teknis catur, selain memupuk rasa persaudaraan,” katanya.(Jep)