Oleh Odok Khaerudin-Kabar Cirebon

AGNES Monica (2 tahun), bocah asal Blok Bangong Lor RT 07, RW 03 Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Indramayu berharap mendapat uluran tangan dari seluruh warga Kota Mangga. Sebab, anak dari pasangan Kamin (48 tahun), dan Iwen (37 tahun) ini mengalami sakit tumor mata, balita yang terlahir dari keluarga kurang mampu yang bekerja sebagai buruh tani tersebut sangat membutuhkan perhatian semua pihak.

Dikatakan Kamin, jika anaknya terlahir secara normal namun beberapa bulan terakhir mengalami kelainan pada mata kirinya. Melihat kejanggalan sang buah hati dengan perasaan was-was dia lalu mencoba untuk memeriksakannya ke beberapa rumah sakit yang ada di Indramayu bahkan ke RSUD Arjawinangun.

“Baru sebulan lalu dia mengalami sakit ini, sudah dibawa ke Haurgeulis dan Arjawinangun dari sana dokternya bilang harus segera dirujuk ke rumah sakit Cicendo atau Bandung,” ujar Kamin sedih.

Mendengar jawaban ke tiga dokter dari tiga rumah sakit tersebut, Kamin bersama sang istri tecinta terkesan pasrah. Pasrah. Alasannya ketiadaan biaya jika harus dirujuk ke rumah sakit sebagaimana yang disarankan dokter sebelumnya.

Sebagai buruh tani kami tak berdaya. Tentunya tidak sedikit biaya yang harus di keluarkan, Kita hanya pasrah dan menyerahkannya pada Allah SWT,” tutur dia sambil meneteskan air matanya.

Mencari jalan

Ditambahakan paman Agnes, Radi (41 tahun), pihkanya akan terus mencari jalan agar Agnes dapat ditangani secara medis, dia pun berharap adanya pihak yang dapat membantu keluarganya yang tengah mengalami ujian tersebut.

“Hari ini kami bawa Agnes ke RSUD untuk minta rujukan, kebetulan kami baru mengurus BPJS dan baru jadi Jumat (19/10/2016) kemarin, sekarang rujukan sudah dapat, insya Allah besok kami bawa ke RS Hasan Sadikin Bandung, untuk biaya akomodasi dan sebagainya apa kata nanti aja pak, yang penting Agnes dapat ditangani secara medis dulu,” tandasnya.***