PETUGAS BNN melakukan tes urine terhadap pegawai PT. KAI Daop III Cirebon di kantor setempat, Senin (7/11/2016).* Josa/KC

CIREBON, (KC).-

PT KAI Daop III Cirebon melakukan tes urine kepada 100 karyawannya, Senin (7/11/2016). Terutama, karyawan yang bersinggungan langsung dengan pelayanan. Sebab, mereka berperan penting dalam menjaga keselamatan para pengguna jasa kereta api.

Tes urine ini dilakukan secara mendadak seusai apel rutin di halaman kantor PT. KAI Daop 3 Cirebon. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari tes serupa yang digelar beberapa waktu lalu.

Vice President PT KAI Daopi III Cirebon, Mohammad Elly mengatakan, tes urine itu bertujuan memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa kereta api. Selain itu, menurutnya, untuk meyakinkan jika semua petugasnya tidak mengkonsumsi narkotika.

“Seperti diketahui kasus narkotika di Indonesia itu banyak, ada dimana-mana. Maka, kami lakukan tes urine ini kepada 100 karyawan tanpa pemberitaan terlebih dahulu. Orang-orangnya juga dipilih secara random,” katanya.

Tes tersebut, menurutnya, merupakan salah satu upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkotika di lingkup PT KAI Daop III Cirebon. Ia mengatakan, tes urine tersebut juga sudah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan unit kesehatan KAI. Dalam kegiatan tersebut pihaknya juga bekerjasama dengan BNN Kota Cirebon.

“Apabila ada karyawan yang terindikasi mengonsumsi narkotika, kami akan menindaklanjutinya. Dengan menyerahkannya kepada BNN Kota Cirebon untuk dilakukan proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia mengatakan, tes urine tersebut diselenggarakan rutin minimalnya setiap enam bulan sekali. Namun, menurutnya, pelaksaannya dilakukan secara acak dan mendadak. Sebelumnya, pihaknya menggelar kegiatan serupa saat angkutan lebaran.

“Selain itu juga ditambah bila ada moment besar. Utamanya pada personil operasional yang langsung bersinggungan dengan pelayanan terkait keselamatan penumpang,” katanya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Cirebon, Yayat Sosyana mengatakan, pihaknya melakukan tes urine tidak hanya di PT KAI Daop III Cirebon saja. Namun, menurutnya, instansi dan lembaga lain pun turut melakukan hal serupa secara rutin.

“Kegiatan ini dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam hal pencegahan dini. Sebab, jangan sampai ada yang terindikasi menyalahgunakan narkotika,” ujar dia.(C-18)