Oleh Jejep F Alam-Kabar Cirebon

KABAR duka menyelimuti keluarga besar Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Majalengka, setelah berpulangnya direktur utama mereka, H Agus Andri Subandri di RSUD Majalengka, Rabu (28/12/2016) sekitar pukul 14.00 WIB.

karaoke-room

Almarhum meninggal dunia diduga karena penyakit jantung, karena sebelumnya dalam keadaan sehat walafiaat. Kondisi itu membuat para pejabat, tokoh masyarakat, serta rekan kerja merasa kaget dan kehilangan sosok pejabat yang bersahaja dan merakyat tersebut.

Rencananya, almarhum akan dikebumikan di Majalengka pada Kamis (29/12/2016) pagi. Ketiadaan almarhum mengangetkan semua kalangan. Pada kesempatan itu di rumah duka dibanjiri para petakziah dari berbagai elemen masyarakat, di antaranya Bupati Majalengka, H Sutrisno, Wakil Bupati Majalengka, H Karna Sobahi, Sekda Majalengka, H Ahmad Sodikin, serta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka.

Menurut Direktur Perusahan Umum Daerah BPR Majalengka, H Atjeng Hadis Susanto dirinya mengaku sangat kehilangan figur almarhum yang dikenal low profile dan dekat dengan semua kalangan.

“Saya terakhir bertemu beliau pada acara pelantikan Tim Saber Pungli pada Selasa (27/12/2016) kemarin dan saya duduk berdampingan. Di sana kami mengobrol tentang banyak hal dan ternyata itu adalah pertemuan yang terakhir,” ucapnya.

Dijelaskan dia, almarhum sebagai senior di forum Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Majalengka sering memberikan saran dan masukan tentang pengalaman beliau saat duduk dibirokrasi. “Dalam bekerja almarhum dikenal sangat loyal dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Contoh kecil saja, saat ada undangan sidang paripurna DPRD, beliau lebih memilih melaksanakan tugas kantornya, baru menghadiri undangan,” ucapnya.

Mengejutkan

Hal senada diungkapkan Direktur Sindang Kasih Multi Usaha, Edi Junaedi. Menurut dia, meninggalnya beliau sangat mengejutkan semua pihak. Karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda sakit yang mendera beliau. “Terkahir kami bertemu, beliau berencana pada malam Jumat 30/12/2016 besok akan menggelar istigosah di kantor PDAM Majalengka. Tentunya ini langkah positif yang perlu diberikan apresiasi,” tuturnya.

Menurut dia, dalam hal pekerjaan almarhum dikenal pribadi yang merakyat dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik terhadap konsumennya. “Kami sangat kehilangan sosok Pak Agus Andri. Beliau pejabat yang tidak angkuh dan selalu memberikan motivasi bagi siapapun,” tuturnya.

Bupati Majalengka, H Sutrisno mewakili masyarakat Majalengka dan jajaran Pemkab Majalengka turut berduka cita atas meninggalnya almarhum. Bupati Sutrisno mendoakan agar segala amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah dan diampuni segala kesalahanya.

Sutrisno pun memanjatkan doa agar almarhum mendapat tempat yang layak di sisi-Nya dan diterima amal ibadahnya. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. “Tak lupa kami mengajak ke seluruh warga Majalengka untuk turut mendoakan supaya almarhum mendapat maghfirah jalan ke surga dan dikuatkan lahir bathinnya bagi keluarga yang ditinggalkan,” ucapnya.***

banner-dishub