KUNINGAN, (KC).-

Sebagai upaya menjaring bibit-bibit atlet potensial pada kategori usia dini dan pra remaja, Perguruan Silat (PS) Perisai Diri menggelar Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Perisai Diri Cup (PD) II tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), di GOR Ewangga kompleks Stadion Mas’ud Wisnu Saputra Kuningan.

karaoke-room

Sebanyak 320 pesilat dari berbagai  Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Iftidaiyah (MI) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasyah Tsanawiyah (MTs), mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Antar Pelajar Perisai Diri Cup (PD) II tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar), di GOR Ewangga kompleks Stadion Mas’ud Wisnu Saputra Kuningan.

Ketua Perguruan Silat (PS) PD Cabang Kabupaten Kuningan, Samsun Munir, Jumat (24/3/2017) mengatakan, pada even yang diikuti sekitar 320 pesilat dari berbagai  Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Iftidaiyah (MI) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasyah Tsanawiyah (MTs) ini, peserta bertanding di dua kategori sesuai dengan batasan usia, yakni kategori SD dengan maksimal kelahiran 2005 dan kategori SMP tidak lebih dari 2004.

Kemudian untuk aturan pertandingan, mengacu pada hasil Musyawarah Nasional (Munas) 2012, dengan melibatkan sejumlah wasit dan  juri dari Pengurus Daerah (Pengda) Jabar, Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kuningan dan wasit juri internal PS PD setempat.

Bupati Kuningan, H. Acep Purnama didampingi Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI), H. Didi Sutardi dan Ketua IPSI Kabupaten Kuningan, Ukas Suharfaputra, mengatakan,  pencak silat merupakan olahraga prestasi  yang dikenal di tingkat internasional. Termasuk di  Kabupaten Kuningan, pencak silat diharapkan dapat menyatu  dan bersenyawa dengan kegiatan-kegiatan olahraga. Sehingga diperlukan proses  dalam pembinaan yang berkesinambungan serta adanya kesempatan pengalaman bertanding yang cukup.Untuk itu, dengan adanya kejuaraan terbuka ini, dapat menjadi barometer dan memunculkan  potensi atlet pencak silat dari masing-masing tingkatan.

“Atlet dan aparat pertandingan harus memegang teguh aturan pertandingan, agar kejuaraan ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah,” ucapnya.(C-29)

banner-dishub