CIREBON, (KC Online).-

Setelah dinyatakan lolos menjadi calon karyawan, sebanyak 132 siswa Kelas XII SMK Wahidin Kota Cirebon, diserahkan pihak sekolah kepada empat perusahaan melalui masing-masing perjabatnya di halaman sekolah setempat, belum lama ini.

karaoke-room

Prosesi pelepasan siswa kepada empat dunia usaha dan industri, yaitu ke PT Akur Pratama Yogya, PT Cahaya Tirta Rasa Tongji, PT Sumber Alfariya Trijaya Alfamart, dan Surya Toserba area Cirebon, disaksikan langsung Kepala SMK Wahidin, Nurhasanah. Dalam kesempatan itu dibacakan hasil tes ujian masuk oleh masing-masing perwakilan perusahaan.

Perwakilan PT Akur Pratama Regional Personalia Pantura, Karolina Neni, mengatakan, pihaknya merasa terbantu dengan adanya proses kerja sama penerimaan calon karyawan dengan pihak sekolah. Tahun ini, PT Akur Pratama Regional Personalia menjaring sebanyak 65 calon karyawan untuk diposisikan sebagai kasir 40 orang dan pramuniaga 25 orang.

“Tes kemarin itu termasuk tes terakhir, masing-masing siswa sudah lulus tinggal nanti mereka menunggu kabar dari perusahaan, tentang kapan waktunya memulai bekerja.” kata Karolina seusai penerimaan siswa.

Kepala SMK Wahidin, Nurhasanah, menerangkan, serah terima secara resmi dilakukan sekolah kepada perusahaan sebagai bentuk memberikan motivasi kepada siswa kelas X dan kelas XI, agar mereka bisa meningkatkan prestasi belajarnya dalam upaya meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha maupun industri.

“Terima kasih kepada seluruh dunia usaha dan industri atas kerja sama dalam bidang prakerin, dan rekrutmen kepada siswa SMK Wahidin, harapannya proses kerja sama ini terus terjalin untuk ke depannya, kami juga menerima masukan dari berbagai unsur, dalam rangka mendukung proses untuk menghasilkan lulusan yang benar-benar berkualitas,” ucap Nurhasanah.

Nurhasanah menambahkan, pelepasan siswa kelas XII kepada masing-masing perusahaan akan dilakukan setiap satu pekan sekali, dan untuk keempat perusahaan ini merupakan pekan pertama digelar.

Sejumlah lulusan SMK Wahidin Kota Cirebon mengaku bangga telah menuntut ilmu di SMK Wahidin, karena proses pendidikan di sekolah telah mengubah diri para siswa mulai dari akhlak dan pola pikir siswa dalam mendukung sebagai siswa yang berkualitas dan unggul di bidang pendidikan.

“Terlebih program unggulannya yaitu bisa langsung bekerja, meski belum lulus atau menerima ijazah. Ini adalah bentuk support sekolah dalam mendukung lulusannya agar tidak bingung mencari kerja. Program ini hanya ada di SMK Wahidin, sedangkan di sekolah lain belum ada,” ungkap Cakido (18), siswa kelas XII Pemasaran 4 dan Novia (19) Jurusan Akuntansi 1.(C-31)

banner-dishub