SISWA SMKN 1 Kota Cirebon, Chandra Manua (kanan) bersama Fani Riskawati, dibimbing proktor saat mengerjakan soal Matematika dalam UNBK susulan di Lab Komputer setempat, Selasa (18/4/2017).* Egi/KC

CIREBON, (KC Online).-

Sebanyak 5 siswa SMA/SMK di Kota Cirebon mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) susulan, Selasa (18/4/2017). Saat UNBK utama beberapa waktu lalu, mereka tengah sakit.

Pelaksanaan UNBK susulan diagendakan berlangsung hingga Rabu ini dengan mengujikan Bahasa Inggris dan mata ujian kejuruan atau pilihan untuk SMA.

Kepala Balai Pelayanan dan Pengawasan Pendidikan (BP3), Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Hj. Dewi Nurhulaela menuturkan, UNBK ini merupakan salah satu langkah mengejar ketinggalan bagi siswa yang tidak bisa mengikuti UNBK pada waktunya, baik itu karena faktor sakit maupun karena terkendala komputer pada UNBK utama.

“Seperti siswi SMAN 3 Kota Cirebon, dia tidak bisa mengikuti UNBK karena sakit, sehingga kami memberikan kesempatan untuk mengikuti UNBK susulan. Dua siswa lainnya dari salah satu sekolah, sempat dikabarkan mengikutii UNBK susulan atau tidak mengundurkan diri, itu semua belum ada kepastiannya,” kata Dewi saat dihubungi via telepon.

Dewi menambahkan, untuk siswa yang mengikuti susulan berjumlah lima siswa dari SMK di Kota Cirebon, mereka salah satunya karena bermasalah jaringan saat pelaksanaan UNBK terakhir, di mana saat itu para siswa mengerjakan mata pelajaran kejuruan. Mereka akan mengikuti UNBK susulan sesuai dengan mata pelajaran yang tidak diikuti saat pelaksanaan UNBK beberapa waktu lalu.

Tetap semangat

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Cirebon, DR. H Suroso menjelaskan. untuk siswa SMA berjumlah tiga orang, 1 orang dari SMAN 3, dan 2 lainnya dari SMA Tamsis Kota Cirebon. Pelaksanaan UNBK susulan dilakukan di tempat UNBK sebelumnya, seperti SMAN 3 di SMK Wahidin, sedangkan SMA Taman Siswa di sekolahnya sendiri.

Salah satu siswa peserta UNBK susulan mengaku tetap semangat, meski mengikuti UNBK secara susulan. “Mau bagaimana lagi, saya saat itu sedang sakit, yang terpenting bisa ikut UNBK walaupun susulan,” ungkap Chandra Manua (17), siswa SMKN 1 Kota Cirebon.(C-31)