KUNINGAN, (KC Online).-

Sejak beroperasinya jalan tol Cikopo-Palimanan (Cipali) ditambah kerusakan parah di  jalur Mandirancan-Cisaat melalui Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, omset pedagang buah-buahan di kawasan tersebut menurun hingga belasan persen.

karaoke-room

“Sejak beroperasinya jalan tol Cipali, warga Kuningan dan sekitarnya yang hendak menuju Bandung lebih memilih lewat tol ketimbang ke jalur ini. Karena kalau melalui jalur ini bisa lebih cepat menuju Bandung ketimbang lewat Mandirancan-Cisaat-Malalengka-Sumedang-Bandung. Itu yang saya dengar dari saudara saya yang kebetulan suka bolak-balik Kuningan-Bandung,” ungkap Mashudi, pedagang buah-buahan di Cimara, kemarin.

Akibat perubahan pola pemakaian jalur tadi, sambungnya, saat ini kendaraan yang melewati jalur Mandirancan-Cisaat tak seramai dulu. Praktis kondisi ini berakibat pada menurunnya warga yang membeli buah-buahan di kawasan Cimara.Sehingga omset penjualan komoditas perkebunan tersebut merosot.

“Jika dulu dalam sehari bisa menjual hingga belasan kilo malah puluhan kilo gram buah-buhan, saat ini untuk menjual lima hingga 10 kg saja susah. Hanya pada hari libur saja jumlah pembeli bertambah.Sedangkan di hari-hari biasa sepi. Penurunan omset penjualan buah-buahan ini  membuat pendapatan kami pun menurun,” ungkapnya.

Parah

Hal yang sama dikemukakan pedagang lainnya, Rohanah. Menurut dia,  sepinya pembeli semakin bertambah saat jalan di jalur Mandirancan-Cisaat yang melewati Cimara  mengalami kerusakan parah.Karena  orang yang sudah tahu akan berpikir dua kali kalau ingin melintasi kawasan ini.

“Jalan rusak, ekonomi rakyat pun terganggu khususnya kami pedagang kecil yang selama ini mencari rezeki dari menjual buah-buahan. Makanya kami minta pemerintah agar segera memperbaiki jalur ini, agar omzet kami kembali pulih,” ujarnya.

Seperti diberitakan, jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Kuningan dengan Kabupaten Cirebon ini, mulai pertigaan patung macan di Desa Mandirancan hingga Desa Cisaat rusak parah di beberapa titik. Khususnya di sekitaran jalur di area kebun salak dan kawasan wisata belanja buah-buahan di Cimara. Padahal sebalumnya jalur ini relatif ramai dilewati kendaraan roda dua dan empat.(Raharja)

duo-dolly