WARGA Desa Klangenan Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, digegerkan sesosok mayat perempuan tanpa identintas yang ditemukan dengan penuh luka bacokan di sekujur tubuhnya, Senin (8/5/2017).* Ali/KC

CIREBON, (KC Online).- 

Warga Desa Klangenan  Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, digegerkan sesosok mayat perempuan tanpa identintas yang ditemukan dengan penuh luka bacokan di sekujur tubuhnya, Senin (8/5/2017).

karaoke-room

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi mayat tersebut ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu untuk dilakukan otopsi.

Data yang dihimpun KC di lokasi penemuan mayat menyebutkan, penemuan mayat di sebuah lahan kosong milik Marno, tepatnya di samping Puskesmas Klangenan tersebut pertama kali ditemukan seorang warga sekitar bernama Rini. Rini  saat itu sedang berjalan di lokasi tersebut.

Menurut keterangan Rini saat dimintai keterangan di petugas Kepolisian Sektor Klangenan mengaku pihaknya menemukan mayat ketika hendak berangkat dari rumah untuk membeli bensin di SPBU Jamblang. Dalam perjalanan itu is dikagetkan dengan adanya sesosok mayat jenis kelamin perempun tergeletak di pinggir jalan tersebut.

Mendapat temuan tersebut Rini yang ketakutan langsung berlari ke rumah aparat Desa Klangenan yang tidak jauh dari lokasi kejadian untuk memberitahui perihal adanya mayat.

“Saya kaget ada mayat darahnya masih kelihatan. Saya kemudian  lari dan lapor ke mandor Desa Klangenan,” ujar Rini.

Atas temuan tersebut aparat desa dan wargaa sekitar langsung mendatangi tempat penemuan dan melaporkan kejadian tersebut ke Pihak Polsek Klangenan.

“Setelah dilihat lagi ternyata benar ada mayat penuh luka dan langsung lapor polisi,” sambung Sholihin, Mandor Desa Klangenan.

Mendapat laporan tersebut petugas Kepolisian Polsek Klangenan dan Tim Forensik Polres Ciribon langsung melakuka  olah tempat kejadian dan mencari keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian untuk kepentingan penyidika  lebih lanjut.

Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Besar Risto Samodra melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Reza membenarkan penemuan mayat tersebut.

“Benar tadi ada laporannya, dan masih kami lakukan penyidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus penemuan mayat tersebut,” jelas Reza.

Dikatakan Reza, pihaknya akan melajukan proses otopsi terhadap jenasah tampa identitas yang memiliki ciri-ciri usia sekitar 40 tahun, memakai baju, celana dan kerudung warna putih.

“Guna kepentingan penyidikan lebih lanjut, jenasah kita otopsi di RS Bhayangkara Indramayu,” jelasnya.

Ditambahkan Reza, dari hasil penyidikan sementara dari tubuh korban ditemukan sejumlah luka bekas senjata tajam antara lain di bagian perut, kepala dan tangan.

“Bekas lukanya banyak, diduga luka bekas sabetan senjata tajam,” tambah Reza.(C-16)

 

 

banner-dishub