KUNINGAN, (KC Online).-

Anggota PBSS Pencak Silat Klub (Perguruan Silat Bima Suci SMANTIKA) Kabupaten Kuningan, menggelar acara buka puasa bersama (bukber), di GOR Ewangga kompleks Stadion Mas’ud Wisnu Saputra Kuningan, Senin (19/6/2017).

Pada kegiatan tersebut mereka terlihat sumringah karena bahagia bisa berkumpul bersama dengan anggota junior, senior dan alumni.

Sambil menikmati hidangan yang telah disediakan dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota tersebut, terlihat sekali suasana kekeluargaan dan kebersamaannya.

Sebab di antara junior, senior dan alumni, tidak ada sekat pemisah dan ego yang ingin paling dihargai tetapi justru semuanya saling menghormati.

Mereka seperti kakak beradik karena di sela-sela kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan tersebut, tidak dibuat tegang tetapi benar-benar santai. Sembil diselingi canda dan tawa serta cerita-cerita menarik yang lucu, menegangkan dan mengharukan dari para senior di era masa latihannnya beberapa tahun silam.

Dengan demikian, tidak ada kecanggungan atau kekakuan di antara semua anggota karena semua membuka diri sebagai anggota PBSS Pencak Silat Klub yang masih loyal.

Bahkan tidak sedikit, senior yang siap membantu mendampingi dalam proses melanjutkan ke perguruan tinggi di luar daerah.

“Saya tidak menyangka, kakak-kakak senior baik yang tengah kuliah maupun bekerja di luar kota, termasuk yang sudah menikah, bisa menyempatkan diri berkumpul dalam acara bukber PBSS Pencak Silat Klub tahun ini sehingga membuat suasana kekeluargaannya sangat terlihat jelas.

Apalagi, anggota-anggota perwakilan dari ranting sekolah, pondok pesantren dan semua satuan latihan (satlat), juga hadir sehingga mereka bisa mengenal para seniornya yang lebih dulu berkancah di dunia persilatan pelajar.

Semoga kebersamaan dan kekeluargaan ini bisa tetap terjaga selamanya,” kata Ketua Panitia Pelaksana, Putri Aulia Shafa didampingi Sekretaris, Khalifatul Aziz.

Ketua PBSS Bima Suci SMANTIKA, Fathia Rahma Fitria, menuturkan, kegiatan ini sebagai tanda berakhirnya latihan pencak silat di Ramadan 1438 H., dan akan dilanjutkan lagi dengan agenda silaturahmi dan halal bi halal pada hari kedua Lebaran di rumah pelatih.

Salah satu sesepuh Perguruan Silat Bima Suci, Anwar Budiman didampingi Pembina SMAN 3 Kuningan, Oom Suhendi, mengaku bangga karena tidak hanya mengedepankan olaharga latihan fisik, tetapi pembinaan juga meliputi pembentukan karakter pesilat santun dan peduli terhadap sesama, pemupukan kekeluargaan dan peningkatan keimanan dan ketaqwaan.

“Silat tanpa salat, maka akan menghasilkan pesilat yang sombong. Maka, jangan lupakan salat sebagai kewajiban umat Islam,” ucapnya.(Yan)