RATU Inggris Inggris Elizabeth II dan Pangeran Philip pergi setelah pemakaman Patricia Knatchbull, Countess Mountbatten of Burma di Gereja St Paul di Knightsbridge, London, Inggris, 27 Juni 2017 lalu/Reuters/PRLM/KC Online.*

LONDON, (KC Online).-

Ratu Elizabeth II menerima 42,8 juta poundsterling atau sekitar Rp 740 miliar pendapatan bebas pajak yang diberikan oleh pemerintah tahun lalu. Tahun ini, pendapatannya akan membengkak sebesar 78% menjadi 76,1 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Melansir CNNMoney, gaji sang ratu diperkirakan akan tetap meningkat selama 10 tahun ke depan. Hal itu dilakukan mengingat Istana Buckingham sedang direnovasi besar-besaran. Para staf kerajaan tengah mengganti kabel dan pipa yang berumur lebih dari 60 tahun. Akses pengunjung akan ditingkatkan, namun keseluruhan desain dan eksterior 775 ruangan di istana tersebut akan tetap sama.

“Proyek ini dilakukan untuk mencegah risiko kebakaran, banjir, dan kerusakan yang serius baik pada bangunan maupun koleksi seni milik kerajaan. Seperti diketahui semua itu tak ternilai harganya,” ujar Kementerian Keuangan Inggris, tahun lalu.

Crown Estate (properti milik kerajaan Inggris) terdiri dari real estate, pertanian, dan pantai menghasilkan ratusan juta poundsterling setiap tahun. Dana yang diterima sebagian besar berakhir di kas pemerintah. Sebagian keuntungan yang didapat itu kemudian diberikan kembali kepada sang ratu dan keluarganya setiap tahun dalam bentuk hibah.

Apa yang dilakukan Ratu Elizabeth II?