illustrasi

Sejumlah warga Desa Padamatang, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan mendambakan calon kepala daerah terpilih dari partai politik (parpol) manapun, dapat menaruh perhatian besar terhadap desa atau kecamatan di wilayah perbatasan dalam berbagai aspek pembangunan.

“Siapapun dia yang menjadi bakal calon bupati terpilih agar senantiasa memperhatikan kampung yang berada di daerah perbatasan. Jangan sampai kami dianaktirikan. Contoh kecil dari sektor infrastruktur saja kadang lamban,” ungkap Sukaryadi (47 tahun) salah seorang warga setempat, Kamis (17/8/2017).

Menurutnya, Desa Padamatang kerap mengalami defisit anggaran. Karena itu peran serta dari pemerintah sangatlah dibutuhkan guna mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan pada berbagai aspek. “Ketika jalan utama di wilayah kami rusak, membutuhkan waktu yang cukup lama untuk diperbaiki, ” ujarnya.

Oleh karena itu dia berpandangan, kepala daerah terpilih nanti harus dilahirkan secara mandiri, tidak dibiayai oleh pemilik modal sebab akan berdampak buruk. Hingga banyak kepala daerah yang mudah disetir atau dijadikan boneka oleh pemilik modal, yang kemudian akan menjalankan program-programnya hanya untuk kepentingan pribadi.

Dikemukakan warga lainnya, Abdul Jalal, penduduk di perbatasan mendambakan para calon kepala daerah yang memiliki seni dalam mengelola pemerintahan, amanah, cerdas, adil, dalam berpolitik bisa diterima masyarakat, dan tidak angkuh.

“Jika pemimpin kita dikendalikan oleh pemilik modal, rakyat perbatasan hanya angan-angan saja mendapat perhatian yang lebih dari pemerintahan. Masa kepemimpinan sekarang dan sebelumnya cukup baik, kami hanya khawatir pemimpin nanti di pilkada acuh terhadap wilayah perbatasan,” tuturnya.

Sementara kalangan akademisi, Aji Fauzi menyarankan pada pilkada nanti ada uji publik seperti pemaparan visi misi, program-program yang dicanangkan oleh para calon. Sehingga akan memudahkan masyarakat mengetahui calon yang cocok untuk memimpin daerahnya.

“Jangan hanya mengumbar janji tapi implementasikan visi misi dan program para calon pemimpin itu, agar minimalnya membawa perubahan kecil bahkan perubahan besar kepada masyarakat dan Kabupaten Kuningan,” katanya.(Riki/KC Online)