RANGKAIAN kegiatan Keuangan Syariah Fair 2017 kedua digelar pada 11-13 Agustus 2017 di Atrium CSB Mall/KC Online.*

KESAMBI, (KC Online).-

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung pengembangan keuangan syariah nasional. Khususnya, dalam mendorong peranan keuangan syariah di berbagai sektor ekonomi. OJK bersama industri keuangan syariah juva secara rutin melaksanakan salah satu program unggulan bertajuk Keuangan Syariah Fair (KSF).

Dikemas dalam format pameran atau expo industri keuangan syariah. Para pesertanya terdiri dari tiga industri keuangan syariah. Di antaranya, Perbankan Syariah, Pasar Modal Syariah, dan Industi Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah.

Setelah digelar di Semarang pada Mei lalu, KSF selanjutnya digelar di Kota Cirebon. Rangkaian KSF 2017 kedua itu digelar pada 11-13 Agustus 2017 di Atrium CSB Mall. Potensi pasar yang terbuka lebar bagi berkembangnya industri keuangan syariah menjadi alasan utama dipilihnya Kota Udang sebagai salah satu kota pelaksanaan KSF di Tahun 2017 ini.

“Selain itu, Kota Cirebon sangat strategis karena berada di jalur pantura yang pembangunan ekonomi kreatif dan UMKM berkembang pesat. Bahkan, disebut-sebut sebagai salah satu Kawasan Emas Jawa Barat dengan kekuatan aspek heritage dan masyarakat yang dinamis,” kata Kepala OJK Cirebon, Muhamad Lutfi usai pembukaan KSF 2017 di CSB Mall Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, Jumat (11/8/2017).

Ia mengatakan, kumpulan aneka ragam karya seni, budaya, wisata, kuliner dan lainnya yang secara ekonomis tersebut sangatlah marketable. Hal itu, menurutnya, membuat perputaran ekonomi di Kota Cirebon tidak pernah berhenti.

Dalam rangkaian KSF Cirebon sendiri diikuti 30 industri keuangan syariah. Di antaranya, 10 industri perbankan syariah, 14 industri keuangan non bank syariah, dan 6 industri pasar modal syariah. Dengan koordinator dari industri perbankan syariah, yaitu CIMB Niaga Syariah dan BJB Syariah.

“Kegiatan KSF bertujuan meningkatkan awareness, pemahaman dan utilitas masyarakat terhadap produk keuangan syariah. Dengan targetnya peningkatan jumlah konsumen atau investor produk keuangan syariah dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang produk dan jasa keuangan syariah,” ujarnya.

Semakin beragam