Jajaran Polsek Juntinyuat berhasil menggagalkan pengiriman ratusan liter tuak menggunakan mobil di jalan raya Desa/Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (15/8/2017) sekira pukul 05.00 WIB/KC Online.*

INDRAMAYU, (KC Online).-

Jajaran Polsek Juntinyuat berhasil menggagalkan pengiriman ratusan liter tuak menggunakan mobil di jalan raya Desa/Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Selasa (15/8/2017) sekira pukul 05.00 WIB.

Dari dalam mobil mini bus warna merah bernomor polisi E 9293 EB itu, tersimpan puluhan jeriken isi minuman tuak. Rencananya, tuak ini akan didistribusikan ke pedagang di wilayah Indramayu. Namun, aksinya keburu diketahui petugas. Kemudian mobil bersama sopir, serta kernetnya termasuk barang buktinya dibawa ke mapolsek setempat guna pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Indramayu Ajun Komisaris Besar Arif Fajarudin melalui Kapolsek Juntinyuat Ajun Komisaris Budiyanto didampingi Kanit Reskrim Inspektur Dua Caswadi mengatakan, keberhasilan itu bermula saat beberapa anggota unit reskrim sedang melakukan kegiatan operasi pekat yang rutin langsung dipimpin kapolsek.

Di sela kegiatan tersebut, ada laporan perihal sebuah mobil mini bus membawa puluhan jeriken berisikan minuman tuak. Mendapatkan informasi berharga ini, selanjutnya petugas langsung menyisir jalan raya Desa Juntinyuat. Tak lama berselang melintas sebuah mobil dengan ciri-ciri yang telah disebutkan. Mobil ini selanjutnya diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan. Ternyata di dalam mobil berisikan tumpukan jeriken tuak.

Pengemudi mobil bernama Daryono (42 tahun) dan kernetnya Dasuki (38 tahun) asal Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas mengakui jika barang tersebut akan dikirim ke seorang pedagang di wilayah Kota Indramayu. Saat itu juga, mobil bersama pengemudi dan kernetnya langsung digelandang ke mapolsek setempat.

“Semula sopir mengelak dengan mengatakan kalau isi derigen bukan tuak. Namun setelah kami teliti ternyata benar berisikan minuman tuak. Sopirnya mengaku barang itu akan dikirim ke seorang pedagang di Indramayu kota. Namun dalam perjalannya, kita gagalkan,” ucap Budiyanto yang langsung memimpin kegiatan pekat tersebut.

Masih dikatakan Budi, barang bukti tuak itu dimasukan ke dalam 33 jeriken ukuran besar. Untuk satu jerikennya berisi antara 25 hingga 30 liter. Kini, ratusan liter tuak oleh jajarannya sudah diamankan. Selanjutnya, akan dibawa ke rumah penitipan barang sitaan negara atau Rupbasan Indramayu. (Udi)