Nuriyah (2 tahun) ternyata sempat empat bulan tak mendapat perawatan medis.(KC Online)

NURIYAH (2 tahun) menangis begitu melihat cukup banyak orang di salah satu ruangan perawatan di RS Permata Cirebon, Rabu (9/8/2017). Sang ibu, Sumeri (29 tahun), yang memperlihatkan perut buncit anak pertamanya ini langsung menenangkannya.

Sumeri merasa beruntung, sebab setelah empat bulan tanpa ada penanganan medis, bocah yang sedang lucu-lucunya ini akhirnya mendapatkan perawatan.

Siapa nyana, perutnya membuncit karena diduga mengidap kanker di lambung. Tadinya, dirinya sempat mengira Nuriyah terkena cacingan.

Nuriyah yang merupakan warga Blok Buyut Kuntring, Desa Panongan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon ini, merupakan anak dari keluarga tidak mampu. Sang ayah, Anton Hamimulya (31 tahun), berjualan plastik di Pasar Minggu Palimanan, dan Sumeri merupakan ibu rumah tangga.

“Tadinya perutnya biasa saja, rata. Tapi sejak beberapa bulan terakhir ini terus membuncit, dan saya pikir dia cacingan, makanya saya terus memberinya obat herbal saja, tapi sekian lama tidak ada perubahan,” kata Sumeri.

Semakin hari kondisi Nuriyah pun semakin memprihatinkan dengan kondisi perut yang semakin membuncit, sehingga terpaksa sang ayah membawanya ke salah satu rumah sakit di Kecamatan Ciwaringin.

“Di sana, anak saya ini hanya diberikan obat tanpa perawatan. Kalau tidak salah obatnya adalah obat pelancar BAB, kemudian diarahkan untuk berobat ke RS Hasan Sadikin Bandung. Namun, saya tidak punya ongkos untuk bolak baliknya,” katanya.

Empat bulan tak dirawat