Ika Puspa Dewi/Profil/Erik/KC Online

Ika Puspa Dewi

JIKA dilihat sekilas pandang dengan mengenakan busana casual wajahnya memancarkan kecantikan yang begitu anggun menawan bak seperti artis sinetron.

Namun berbeda jika melihatnya berada di lapangan dengan pakaian atletiknya. Itulah Ika Puspa Dewi , atlet senior atletik yang kini menjadi pelatih bagi para bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Kuningan.

Keseharian perempuan yang tinggal di Desa Kalapa Gunung, Kecamatan Kramatmulya ini, tidak lepas dari kegiatannya di lapangan atletik di Stadion Kuningan.

“Pagi-pagi biasanya saya berangkat dari rumah kesini langsung latihan sampai jam 08.00 WIB, terus langsung ngantor di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Selesai ngantor, sorenya saya meelatih dua orang sprinter dan satu orang pelari jauh di sini,” ungkapnya saat ditemui “KC Online” di Stadion Kuningan, Kamis (10/8/2017).

Menurut peraih medali emas di nomor loncat tinggi dan perak di nomor lompat jangkit PON 2012 ini, sebenarnya Kabupaten Kuningan banyak menyimpan potensi atlet profesional dari cabang olahraga atletik. Namun sayangnya, untuk mengembangkan potensi itu tidak didukung sarana dan prasarana yang memadai. Khususnya yang paling utama, minimal sudah harus mempunyai lapangan sintetis.

“Sekarang sih kita latihan dulu seadanya, mungkin bulan depan training center (TC) lagi di Bandung untuk persiapan Porda. Kami mohon doanya dari masyarakat Kuningan semoga bisa juara, dan pemerintah jadi termotivasi untuk membuatkan lapangan sintetis. Sehingga kalau mau latihan enggak usah jauh-jauh lagi ke Bandung,” tutur pelatih atletik yang sudah mengantongi lisensi kepelatihan International Athletic Amatir Federation (IAAF) ini. (Erix/KC Online)