Bertekad Jadi Atlet Taekwondo Handal

Dhea Aulia Urrohmani

POSTUR tubuhnya kecil. Beratnya saat ini 31 kilogram, dan tinggi 135 sentimeter. Namun jika sudah tanding, gadis mungil berkulit putih kelahiran Cirebon, 28 Desember 1999 ini, berubah menjadi garang. Lawan-lawannya pun sering dibikin bertekuk lutut.

Itulah sosok Dhea Aulia Urrohmani, atlet taekwondo belia berbakat dari Kota Cirebon yang masih menimba ilmu di kelas 3 IPS di SMAN 6 Kota Cirebon. Prestasi terakhir yang diraih Dhea, demikian dia biasa dipanggil, satu mendali emas dan dua medali perak di ajang Konsorsium Taekwondo Bogor (KTB) belum lama ini.

“Untuk porda tahun depan, saya bertekad, semoga bisa lolos seleksi dan meraih medali emas. Saya harus berlatih lebih keras lagi. Kelak saya bertekad menjadi atet taekwondoin yang andal,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, anak pasangan Elly Hayati dan (Alm) Asep ini menceritakan awal mula ia tertarik dengan olahraga bela diri ini. “Saya menyukai taekwondo sejak kelas 4 SD. Saat itu, diajak teman melihat latihan taekwondo di Gedung Pemuda, Kota Cirebon. Melihat olahraga itu, kok saya jadi tertarik, dan terus berlatih sampai sekarang,” katanya di sela waktu latihan.

Gadis yang sekarang bersabuk hitam itu, menunjukan prestasinya selama menekuni olahraga bela diri ini. Dhea, sudah mengumpulkan beberapa medali di sejumlah kejuaraan.

Sebut saja, juara I Popda se-Eks Karesidenan Banyumas (2016) dan juara III Popda se-eks-Karesidenan Banyumas di bawah 27 kilogram putri pada 2015.

Selanjutnya, juara satu pasangan dan juara satu beregu putri di Subang, Jawa Barat pada 2015 lalu. Dilanjutkan dengan membawa pulang perunggu di kelas individu putri dalam kejuaraan Upi challenge tingkat Nasional pada 2016 lalu.

“Modal awal tentunya harus latihan yang keras dan sunguh-sungguh agar bisa maksimal dalam bertanding,” imbuhnya.

Saat ini, Dhea dan keenam taekwondoin lainnya sedang bersiap-siap untuk kembali menorehkan prestasi diajang BK Porda 2018.(Ali/Job/KC Online)