prfmnews.com

BANDUNG, (KC Online).-

Citra angkutan kota (angkot) di Bandung Raya kembali tercoreng. Pada Selasa (12/9/2017) lalu sekira pukul 07.00 WIB telah terjadi tindak pidana berupa kekerasan yang berujung pemerkosaan terhadap anak di bawah umur oleh sopir angkot jurusan Cijerah-Sederhana.

Kapolres Cimahi, AKBP Rusdy Permana Suryanegara mengatakan, kejadian tersebut berawal saat korban yang berusia 14 tahun naik angkot dari kawasan Pasteur menuju rumahnya di Cimahi. Namun saat korban hendak turun di gang rumahnya, sopir angkot tersebut memaksa korban untuk ikut dengannya hingga akhirnya dibawa masuk ke Tol Baros dan berhenti di KM 4.

“Di KM 4 Tol Baros sopir tersebut berhenti di kiri kemudian mengancam dengan kekerasan terhadap korban dan selanjutnya melakukan aksi bejatnya,” kata Rusdy saat ditemui PRFM di Mapolres Cimahi, Kamis (14/9/2017).

Selanjutnya, Rusdy menuturkan, di saat bersamaan anggota PJR merasa curiga terhadap adanya angkot yang berhenti di jalan tol sehingga saat dicek langsung ke lokasi, kedapatan sang sopir sedang melakukan aksi bejadnya terhadap korban.

“Pelaku langsung diamankan dan saat ini sudah ditahan di Polres Cimahi. Akan diproses lebih lanjut,” tutur Rusdy.

Rusdy melanjutkan, sesaat sebelum tiba di KM 4 Tol Baros korban sempat melakukan perlawanan namun sopir angkot langsung mengancam dengan kekerasan hingga korban merasa takut dan mengikuti keinginan pelaku.

“Korban dan pelaku keduanya warga Cimahi. Korban saat ini di rumahnya dan masih trauma sedangkan pelaku kita tahan. Saat kejadian korban duduk di depan dan hingga saat ini kita masih menunggu hasil visum untuk mengetahui kondisi korban lebih lanjut,” tandas Rusdy. (GM/KC Online)