Jalan Perjuangan menjadi kawasan pendidikan/KC Online.*

KESAMBI, (KC Online).-

Rencana pembenahan kawasan pendidikan di Jalan Perjuangan Kota Cirebon mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Rencana tersebut dinilai sudah sepatutnya dilakukan sebagai bentuk keseriusan pemerintah kota dalam mengelola Jalan Perjuangan sebagai kawsan pendidikan.

Dukungan itu disampaikan Kepala SMAN 4 Kota Cirebon, H Suroso. Pihaknya mendukung adanya pembenahan kawasan pendidikan, terlebih Kota Cirebon memang belum memiliki kawasan pendidikan yang tertata dan indah, sehingga perlu ditingkatkan jika tempatnya sudah ada.

“Kenapa demikian, agar masyarakat memahami bahwa pemerintah Kota Cirebon sungguh-sungguh. Kepada masyarakat agar mereka melek edukasi. Pembenahan dilakukan dengan memberikan plang nama kawasan pendidikan. Kita juga pihak sekolah berencana apa yang bisa dilakukan untuk mendukung pembahanan kawasan pendidikan ini,” kata Suroso.

Dukungan lainnya juga disampaikan Dekan FKIP Kampus Unswagati, Prof. Dr. H Abdul Rozak. Sebagai pejabat lembaga pendidikan yang berlokasi di Jalan Perjuangan mendukung penuh rencana pembenahan itu. Karena sebelumnya penobatan Jalan Perjuangan sebagai kawasan pendidikan sudah sejak.

“Namun dari dulu belum terealisasi, baru sekarang mulai dipercantik oleh dinas terkait, dengan menanami dan dibuatnya kursi layaknya di sebuah lokasi taman di sebagian Jalan Perjuangan tersebut. Namun itu semua perlu keseriusan dari pemerintah kota agar betul-betul pembenahan bisa dilakukan dan bermanfaat bagi siswa,” kata Abdul Rozak yang ditemui dalam acara inagurasi di kampus I Unswagati, Senin (11/9/2017).

Abdul Rozak menambahkan, jika konsep kawasan pendidikan teraealisasi seperti di daerah Bandung, maka tawuran antar pelajar tidak terjadi lagi.

“Namun saya juga menyayangkan kawasan pendidikan di Jalan Perjuangan tidak fokus kepada kawasan pendidikan, karena masih ada kantor lain selain sekolah, seperti contohnya rumah sakit, di mana parkir kendaraan para pasien atau pengunjungnya membuat macet lalu lintas,“ ujar Abdul Rozak.(Egi)