galamedianews.com

CIMAHI, (KC Online).-

Dua pelaku spesialis pencurian kendaraan roda empat terpaksa harus meringkuk di ruang tahanan Mapolres Cimahi setelah diamankan jajaran Satreskrim polres setempat. Salah satu tersangka ER bahkan terpaksa ditembak polisi yang hendak menangkapnya.

Tersangka berinisial ER, merupakan pelaku pertama yang diringkus oleh Satreskrim Polres Cimahi, pada 1 September 2017 lalu.

Satreskrim Polres Cimahi, AKP Niko N. Adiputra mengatakan, penangkapan ER berawal dari laporan masyarakat di daerah Cikalongwetan yang mengeluhkan seringnya kehilangan kendaraan roda empat dan roda dua.

“Masyarakat di sana banyak yang mengeluh atas seringnya aksi pencurian. Akhirnya pada 22 Agustus masuk laporan ke kami. Dari laporan itu kami melakukan penyelidikan sampai mengamankan dua pelaku, di daerah Cikalongetan dalam waktu berbeda,” tuturnya usai gelar perkara di Polres Cimahi, Jalan Jend. Amir Mahmud, Kota Cimahi, Minggu (17/9/2017).

Dari tersangka ER, kemudian dilakukan pengembangan dan mengarah kepada tersangka lain yang berinisial I. Hasil pemeriksaan sementara, lanjut Niko, I bertugas sebagai penjual kendaraan hasil curian ER.

“I kami amankan dua hari kemudian atau pada 3 September 2017. Dari penangkapan dua tersangka ini, kami mendapati barang bukti berupa dua unit kendaraan roda empat jenis pickup dan satu unit kendaraan roda dua. Kami juga akan lakukan pendalaman, barangkali ada kendaraan yang sudah dijual pelaku,” ucapnya.

Masih kata Niko, kedua tersangka tersebut belum lama menjalankan aksi pencurian tersebut. Dari pengakuan ER, mereka baru bermain sebagai ‘pemetik’ kendaraan selama satu tahun.

“ER ini merupakan pelaku pencurian yang biasa beroperasi di daerah Bandung Raya seperti Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, tapi mereka bisa dibilang pemain baru,” jelasnya.

Dalam melakukan aksi pencurian itu, ujar Niko, kedua tersangka menggunakan kunci palsu. Sebelum melancarkan aksinya, pelaku terlebih dahulu melakukan pemantauan terhadap korbannya dalam kurun waktu beberapa hari.

“Sehingga dia bisa mengetahui kondisi lokasi targetnya aman atau tidak, jika dirasa aman pelaku ini baru beraksi,” tuturnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ER dan I kini harus merasakan dinginnya lantai penjara selama tujuh tahun sesuai pasal 363 ayat 1 tentang pencurian. (GM/KC Online)