kabar-cirebon.com

LEMAHABANG, (KC Online).-

Tak hanya sawah dan kebun yang mengalami kekeringan, sumur warga Blok F, Desa Belawa, Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon mengalami peristiwa serupa, Sehingga, masyarakat desa setempat kesulitan mendapatkan air bersih.

Seperti yang dialami Kasan. Sumur yang ada di rumahnya mengalami kekeringan sejak Juli lalu dan hingga kini masih terjadi. Sehingga, untuk kebutuhan mencuci pakaian dan perabot rumah tangga harus menunggu seharian.

“Misalnya, pagi hari ditimba airnya dari sumur untuk mencuci pakaian dan perabot rumah tangga. Maka untuk mencuci lagi harus menunggu keesokan harinya diwaktu yang sama (pagi hari,red),” katanya, Rabu (13/9/2017).

Masih dikatakan Kasan, saat pengambilan air dari sumur juga hanya mendapatkan tiga ember ukuran sedang. Sehingga, sangat kekurangan untuk kebutuhan sehari-hari.

“Tahun ini yang paling panjang musim kemarau, hingga mengakibatkan sumur kering. Kalau pun ada air di sumur, harus menunggu seharian dan itu juga, tak mencukupi. Sehingga, perlu adanya solusi terbaik, guna mengatasi kesulitan warga mendapatkan air bersih,” pintanya.

Senada dikatakan tokoh masyarakat desa setempat, Agus Hikmah. Sumur warga yang mengalami kekeringan, kerap terjadi saat musim kemarau dan kali ini yang parah. Sehingga, ada warga yang terpaksa mencuci pakaian di sungai yang tergolong jauh.

“Sudah menjadi langganan masyarakat blok ini mengalami sulit air bersih saat musim kemarau. Kalau pun ada bak penampung dari program ‘Kotaku’, kurang maksimal dalam penyalurannya. Sehingga, perlu adanya terobosan dari pihak terkait untuk mengatasi kejadian ini,” pintanya.

Sumur gali