Pelaku tengah berusaha memecahkan kaca mobil milik korbannya, Rabu (11/10/2017)/KC Online.*

LEMAHWUNGKUK, (KC Online).-

Setelah sempat meredup beberapa waktu, aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil kembali marak. Bahkan, para pelaku seolah semakin berani melancarkan aksinya. Sebelumnya, pelaku pecah kaca nekat melakukan aksinya di tengah keramaian di Kabupaten Kuningan.

Di Kota Cirebon, pelaku pencurian modus pecah kaca kembali memakan korban, Rabu (11/10/2017). Kali ini, korbannya ialah Husni Mubarok warga Penggung, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Dalam melakukan aksinya, pelaku hanya membutuhkan waktu tak kurang dari dua menit.

Informasi yang dihimpun KC Online menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pekarungan, Kenduruan RT 05 RW 5, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon atau persis di depan Masjid Syafe’i.

Kejadian bermula saat korban mengunjungi toko keramik rekannya, Soleh Bajri (52 Tahun), yang lokasinya persis di depan Masjid Syafe’i.

CCTV-2

Sebelumnya, korban baru saja mengambil uang tunai di salah satu bank daerah di Jalan Siliwangi. Kemudian, korban langsung menuju ke toko keramik dan tiba di lokasi sekira pukul 09.55 WIB. Korban pun langsung turun dari mobil Honda Brio warna merah bernomor polisi E 1353 CA miliknya dan mengobrol dengan rekannya.

Merasa tidak enak, korban langsung mengecek keadaan mobilnya. Saat itu, korban kaget melihat kaca belakang sebelah kiri mobilnya sudah pecah. Dua tas yang berisi laptop dan uang senilai Rp 44.400.000 yang diletakkan di kursi belakang sudah raib digondol pelaku.

Diketahui, aksi para pelaku terekam kamera pengawas milik Masjid Syafe’i. Saat dicek, tampak para pelaku berjumlah tiga orang. Mereka mengendarai dua sepeda motor jenis matic dan Satria Fu.

Dari rekaman kamera pengawas, sesaat setelah korban turun dari mobilnya terlihat seorang pelaku berjalan mendekat sembari pura-pura menelepon. Kemudian, dua pelaku lainnya datang menghampiri dengan mengendarai dua sepeda motor. Kedua pelaku yang mengendarai motor tampak berhenti di depan dan belakang mobil korban.

Gunakan benda kecil

Selanjutnya, pelaku yang berjaga di depan mobil melaju terlebih dahulu. Sementara, seorang pelaku mendekati kaca kiri belakang mobil korban dan memecahkan kaca. Kemudian, pelaku langsung mengambil dua tas korban dan dengan cepat menaiki motor rekannya yang sedari tadi menunggu.

Pelaku kabur/KC Online.*
Pelaku kabur/KC Online.*

Keduanya pun langsung tancap gas dan kabur ke arah Jalan Bahagia. Dari rekaman kamera pengawas membuktikan para pelaku hanya membutuhkan waktu dua menit untuk menggasak barang milik korban. Untuk memecahkan kaca mobil korban pun pelaku telihat hanya menggunakan benda kecil yang digenggamnya.

Rekan korban, Soleh Bajri mengatakan, korban memang kerap menyambanginya untuk keperluan pekerjaan. Menurutnya, kali ini pun korban kembali mengunjungi lantaran akan membicarakan bisnisnya. Saat kejadian pun, ia pun baru saja menyalami korban.

“Cepat sekali, baru salaman dan dicek kaca mobilnya sudah pecah. Tadi, saya tidak mendengar suara kaca pecah atau apa pun. Hanya merasa firasatnya tidak enak saja lalu langsung lihat mobilnya,” kata pemilik toko keramik Al Kautsar itu.

Pihaknya pun langsung melaporkan peristiwa tersebut ke petugas Polres Cirebon Kota. Petugas pun segera tiba dan melakukan olah TKP. Hingga beita ini ditulis, korban masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Cirebon Kota.

Diduga kuat, para pelaku sudah mengincar korban sejak keluar dari bank. Sebab, dari rekaman kamera pengawas para pelaku seolah sudah hafal dengan mobil korban. Selain itu, para pelaku langsung mengincar kaca belakang seolah sudah mengetahui letak tas milik korban.

“Uang itu milik bosnya. Rencananya, dari sini mau menyerahkan uang itu ke bosnya kemudian ke Ciledug mengurusi bisnis. Saat ini, memang saya dan korban sedang terlibat bisnis bersama,” ujar Soleh.(Imam)