SEJUMLAH senjata tajam diperlihatkan saat gelar perkara di Markas Kepolisian Sektor Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, Rabu (11/10/2017). Senjata tersebut digunakan kelompok tersangka untuk membacok para korban. Aksi kriminal itu dilakukan demi popularitas kelompok.*

CIKARANG, (KC Online).-

Sebanyak delapan remaja pembuat rusuh diamankan Kepolisian Sektor Cikarang Barat. Selain membuat onar, mereka ditangkap dalam kasus pencurian sepeda motor serta menganiayaan korban di bawah umur. Aksi kriminal itu kerap mereka lakukan demi mencari popularitas.

“Para tersangka ini kerap melakukan penyerangan dengan motif mencari popularitas. Tujuannya biar kelompok mereka disegani geng motor lain. Mereka menamakan diri Geng Buster,” kata Kepala Polsek Cikarang Barat, Hendrik Situmorang saat gelar perkara, Rabu 11 Oktober 2017.

Kedelapan tersangka itu yakni AY, AJ, DGR, BDR, GS, SA, NM dan AD. Pada Minggu 8 Oktober 2017 dini hari, mereka menyerang sekelompok warga yang tengah berkumpul di sebuah pertigaan Desa Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi.

Saat kejadian, kelompok tersebut berjumlah sekitar 30 orang menggunakan sepeda motor. Ketika melewati lokasi kejadian, mereka melihat sekelompok warga sekitar yang sedang berkumpul. Tidak diketahui alasannya, mereka lantas menyerang kelompok tersebut hingga terjadi baku hantam.

“Di sela-sela pertikaian ini, tersangka BDR mengambil sepeda motor milik kelompok yang lagi berkumpul itu. Setelah itu, kelompok tersangka ini melarikan diri membawa sepeda motor itu. Jenisnya Honda Beat bernomor polisi B 3057 FUJ,” kata Hendrik.

Serang anak di bawah umur