SEJUMLAH sampel makanan yang diduga mengandung zat berbahaya diamankan Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, Senin (16/10/2017)/KC Online.*

KEJAKSAN, (KC Online).-

Sejumlah sampel makanan yang diduga mengandung zat berbahaya diamankan Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Cirebon, Senin (16/10/2017).

Temuan itu didapat tim teknis dari DPPKP saat menggelar agenda inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penjual baik di pasar tradisional maupun swalayan.

Makanan yang diamankan petugas untuk dilakukan uji kandungan tersebut di antaranya beras dan tepung terigu dan sejumlah bahan pokok lainnya.

“Sampel ini kami bawa ke kantor untuk kami uji lab. Ini baru indikasi awal, dan hasilnya kemungkinan bisa diketahui sore atau lusa setelah di tes,” kata Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan pada DPPKP Kota Cirebon, Elmi Masruroh kepada wartawan usai sidak.

Elmi menyebutkan, sampel yang didapat lantaran dicurigai makanan yang dijual bebas tersebut bisa membahayakan penggunanya jika dikonsumsi secara berlebihan.

Untuk itu, lanjutnya, pengecekan yang dilakukan tidak hanya dengan kasat mata yang memang dicurigai adanya kandungan zat berbahaya, melainkan juga dengan menggunakan perangkat ‘rapid test kit’ agar akurasi kebenarannya bisa lebih teruji cepat.

“Kami sengaja berkeliling ke sejumlah pedagang di pasar dan swalayan, memang mejadi agenda rutin setiap bulan. Meski belum mengetahui hasil pasti dan masih dugaan jadi harus dibawa ke lab dulu. Sejuah ini belum kami temukan makan yang mengandung bahan-bahan berbahaya,” ucapnya.

Bahan kimia