Nafis Cake, Kue Kekinian dengan Topping Menarik

SATU lagi kue kekinian yang hadir meramaikan Cirebon dalam dua bulan belakangan ini, yaitu Nafis Cake. Nafis atau nugget pisang terbuat dari pisang raja yang kemudian diolah menjadi semacam kue dengan topping menarik di atasnya.

Pemilik Nafis Cake, Nani Sumartini mengatakan, awal dijualnya Nafis Cake dimulai dari mulut ke mulut dari para teman kantor menantunya. Kemudian pesanan dari teman orang-orang kantoran mengalir. Promosi jitu melalui mulut ke mulut ini akhirnya membuat Nani berpikir kenapa tidak menjualnya saja, dan berniat langsung promosi berikutnya secara online.

“Awalnya saat saya membuat Nafis Cake ini untuk menantu yang kemudian dibawanya ke kantor. Akhirnya teman-temannya tertarik karena memang rasanya enak, ya sudah akhirnya terpikirkan untuk membuat saja kemudian dijual. Saya bekerja sama dengan menantu saya dalam pembuatan kue ini, kalau menantu membantu permodalan dan pemasaran maka saya yang membuat kuenya,” kata Nani, Jumat (27/10/2017).

Supaya tidak monoton, Nani membuat topping di atas kuenya. Rasa dari topping ini macam-macam, mulai dari parutan coklat putih dan hitam, choco cips, keju, hingga oreo. Dalam satu wadah, macam-macam topping ini bisa ditemukan. Bagi siapa pun yang ingin membelinya, maka akan puas menemukan aneka topping yang lezat dalam satu wadah. “Sengaja dalam satu wadah supaya tidak monoton, keju semua, atau coklat semua,” kata Nani.

Nafis Cake yang berbalut rasa coklat ataupun strawberry langsung terasa rasa pisangnya meskipun dilapisi rasa coklat yang tebal. Nani berhasil tetap mengutamakan rasa pisang yang asli, manis namun tidak menyengat.

“Pisangnya awalnya dikukus dulu, kemudian dilapisi tepung dan digoreng. Baru setelah itu diberikan rasa coklat di luar pisangnya, atau rasa strawberry. Terakhir ada sentuhan topping di atasnya,” katanya.

Nani mematok harga Rp 20 ribu untuk satu kotak kecil dan Rp 33 ribu untuk satu kotak besar. Setiap harinya, tidak kurang dari 10 kotak berhasil terjual.

“Untuk ukuran pendatang baru, saya kira ini sudah lumayan. Saya kan baru dua bulanan membuat kue ini. Selain tetangga, teman kantor, kita pun menjualnya secara online,” katanya.

Nani mengaku tidak khawatir akan terus banyak inovasi pembuatan kue di tengah masyarakat yang nantinya bisa menyaingi produknya ini.

“Kuenya kan tidak ada yang sama. Masing-masing ada yang menggunakan buah mangga, ada juga pisang tapi dibuatnya berbeda dengan Nafis Cake ini. Kami para pembuat kue sudah memiliki komunitas, jadi informasi satu sama lain bisa cepat dan sampai,” ujarnya. (Fanny)