SEBANYAK 132 tenaga honorer atau Non PNS di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon telah secara resmi mendapat perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan, Rabu (11/10/2017)/Epih/KC Online.*

HARJAMUKTI, (KC Online).-

Sebanyak 132 tenaga honorer atau Non PNS di lingkungan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Cirebon telah secara resmi mendapat perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal tersebut terungkap dalam kegiatan serah terima kartu keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 132 orang tenaga honorer tersebut di kantor Damkar Kota Cirebon, Rabu (11/10/2017).

Walikota Cirebon, H Nasrudin Azis melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan & Kemasyarakatan Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon, Hayat mengatakan, atas nama pemerintah Kota Cirebon, pihaknya mengapresiasi dengan telah terlindunginya tenaga honorer pada lingkungan Damkar Kota Cirebon.

“Sekali pun ini baru pertama di Cirebon. Kami menyambut baik dengan telah terlindunginya tenaga honorer. Selain kita juga di daerah akan terus mendukung dan menyukseskan jalannya program BPJS Ketenagakejaan tersebut,” terang Hayat.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Cirebon, Andry Rubiantara mengungkapkan, BPJS Ketenagakerjaan telah diamanatkan pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat pekerja yang ada di Indonesia.

“Kita tentunya sangat bersyukur sekarang ini. Teman-teman pekerja honorer berada pada lingkungan kantor Pemadam Kebakaran Kota Cirebon telah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Mereka mendapatkan proteksi dan perlindungan diri tidak hanya untuk jaminan kecelakaan kerja (JKK) juga jaminan kematian (JKM). Karenanya, kami berharap dengan terlindungnya tenaga honorer ini dapat diikuti juga tenaga honorer lainnya,” tutur Andry Rubiantara.

Sementara Kepala Dinas Pemada Kebakaran Kota Cirebon, Adam N, sampai dengan saat ini hampir sebagian besar tenaga honorer yang berada pada lingkungan kantor Pemadam Kebararan saat ini sudah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Sampai saat ini sudah ada sebanyak 132 orang tenaga kerja yang telah terlindungi prgram jaminan sosial tenaga kerja. Mereka merupakan tenaga kerja honerer yang membayar premi per bulannya secara sukarela,” tuturnya.(Epih)