Fuso terpanjang/tribunnews.com

KEJAKSAN, (KC Online).-

Industri otomotif komersil masih menatap optimis pertumbuhan pasar pada tahun 2018 mendatang akan lebih baik dari tahun 2017 ini.

Dengan makin banyaknya dan masih akan terus berjalannya projek-projek infrastukrur pada tahun mendatang, setidaknya akan menjadi sebuah harapan bagi kalangan industri otomotif komersial tersebut.

Head West Java Area PT. Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Noddy Kusmantara mengatakan, pertumbuhan pasar industri otomotif komersial pada tahun 2018 mendatang masih akan tumbuh dibandingkan dengan tahun 2017 ini.

“Masih banyaknya pembangunan infrastrukur yang akan terus berjalan di tahun 2018 mendatang, selain projek-projek pembangunan pemerintah lainnya yang tentunya memerlukan kendaraan angkutan menjadikan optimistis para pebisnis dan pasar kendaraan komersil kami tumbuh di 2018 mendatang,” ujar Noddy kepada KC Online di sela rangkaian acara Truck Campaign 2017 yang diselenggarakan Teja Berlian Cirebon di Prima Hotel Cirebon, kemarin.

Menurutnya, potensi pasar kendaraan untuk angkutan barang seperti light duty truck (LDT) masih tetap akan mendukung produktivitas para pelaku usaha dalam pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 mendatang.”Itu sebabnya, kami berani mengatakan bila pasar kendaraan angkutan barang LDT masih akan tumbuh,” jelasnya.

Ditambahkan dia, melihat masih besarnya potensi pangsa pasar kendaraan angkutan barang, pihaknya menargetkan pertumbuhan pasar kendaraan komersial hingga 15 persen.

“Untuk target sendiri kami sebenarnya belum dapat menentukan angka pastinya. Namun, yang jelas pertumbuhan target akan lebih tinggi dibanding dengan tahun ini,” urainya.

Sedangkan dalam mendorong pertumbuhan pasar kendaraan komersil, pihaknya terus memperkenalkan sebuah produk yang diklaim sebagai ‘Colt Diesel Terpanjang di Dunia’, yakni Cold Diesel FE 74 Long.

“Kendaraan dengan kapasitas volume yang lebih besar ini bisa menjadi solusi tepat dan lebih efisien bagi kebutuhan bisnis kargo dan logistik,” tuturnya. (Epih)