illustrasi

KUNINGAN, (KC Online). –

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan sedang melakukan penataan di kawasan pertokoan Jalan Siliwangi. Pembenahan tersebut untuk lebih mengefektifkan arus lalu lintas, pejalan kaki dan pedagang kaki lima di jalur pusat perekonomian tersebut.

Kepala Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kuningan Ridwan Setiawan Senin (13/11/2017) mengungkapkan, penataan yang dilakukan mulai dari ruang terbuka hijau sampai lorong pasar sebelah barat.

Kemudian pedagang kaki lima akan dialihkan sementara ke parkiran bekas Pujasera. Sedangkan ruang terbuka hijau yang ada di jalur tengah akan dijadikan jalan. Sehingga ruas jalan tersebut, yang semula dua lajur akan menjadi satu lajur.

Menurutnya, meskipun ruang terbuka hijau dibongkar, namun nantinya tidak akan hilang. Karena ruang terbuka hijau akan beralih ke sebelah barat sekaligus dengan penataan pertokoan Siliwangi sebelah barat.

“Penataan dilakukan untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki ketika berbelanja. Kemudian pedagang kaki lima pun akan ditata sehingga tidak menggunakan lagi terpal. Konsep ini diterapkan seperti halnya di Jalan Malioboro, Yogyakarta,” katanya.

Kemudian lanjut Ridwan, luas trotoar yang di sebelah barat akan ditambah menjadi 3,5 meter dengan memakai peneduh. Sementara untuk kawasan pertokoan yang ada di sebelah timur Jalan Siliwangi, dialokasikan untuk pembangunan pusat perbelanjaan yang representatif.

“Intinya penataan itu dilakukan dengan pertimbangan berbagai aspek mulai dari arus lalu lintas, ketertiban, keindahan dan kenyamanan,”ujarnya.

Analisa

Sementara itu, untuk mengurangi kecepatan, Dinas Perhubungan akan melaksanakan analisis guna pengaturan arus lalu lintasnya, dan sebagai penahan kecepatan, di jalan tersebut akan dilengkapi marka jalan jalur lambat.

“Ke depan kami akan menata parkir kendaraan di sebelah barat dengan tidak menghadap ke arah toko, sedangkan parkir kendaraan di sebelah timur akan tetap menghadap ke toko,” katanya. (Agus/KC Online)