kabar-cirebon.com

KEJAKSAN, (KC Online).-

Rencana pengembangan Pelabuhan Cirebon yang terus tertunda akhirnya tinggal menunggu waktu untuk dieksekusi. Hal itu sejalan dengan dikeluarkannya persetujuan mengenai penandatanganan Rencana Induk Pelabuhan (RIP) oleh Menteri Perhubungan.

Bahkan, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Cirebon pun, sudah menyerahkan RIP yang sudah disetujui dan ditandatangani Menhub ke PT Pelindo II Cirebon.

Dengan diterimanya RIP maka PT Pelindo II diminta untuk segera menindaklanjuti dengan pembuatan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal).

Untuk mempercepat proses pengembangan Pelabuhan Cirebon, Dinas Perhubungan Jabar bakal membentuk tim percepatan pengembangan Pelabuhan Cirebon yang akan melibatkan semua pihak, dari mulai tingkat pusat sampai daerah.

Walikota Cirebon, Nasrudin Azis pun menegaskan, pihaknya berkomitmen mewujudkan hal itu dengan all out membantu upaya percepatan pengembangan Pelabuhan Cirebon.

“Kabar sudah disetujuinya RIP Cirebon tentu sangat menggembirakan. Makanya tidak ada lagi alasan bagi Pemkot Cirebon untuk tidak all out membantu memperjuangkan pengembangan Pelabuhan Cirebon,“ kata Azis, seusai serah terima jabatan KSOP Pelabuhan Cirebon dari Revolindo kepada Supriyono di Hotel Prima Kota Cirebon Senin (13/11/2017).

Azis mengatakan, pengembangan Pelabuhan Cirebon diharapkam bisa menjadi tonggak perekonomian Kota Cirebon. Dengan keberadaan pelabuhan dipastikan akan sangat besar manfaatnya, baik berupa penyerapan tenaga kerja maupun arus barang yang datang dan membangkitkan ekonomi di wilayah Kota Cirebon.

“Pelabuhan itu memiliki potensi besar sebagai simpul perdagangan lintas pulau bahkan lintas negara. Sehingga berpotensi sebagai gerbang ekonomi yang sangat terbuka,” katanya.

Segera susun amdal