Titing Setiatini (50 tahun), asal Cirebon adalah satu-satunya perempuan yang menjadi peserta Tour de Java Go Healthy By Gowes Pelopor Satuan Brimob. /kC Online

MAJALENGKA, (KC Online).-

Titing Setiatini (50 tahun), asal Cirebon adalah satu-satunya perempuan yang menjadi peserta Tour de Java Go Healthy By Gowes Pelopor Satuan Brimob. Sedangkan ratusan peserta lainnya adalah laki-laki yang sebagian besar masih berusia muda.

Namun Titing ternyata memiliki jiwa petualang dan tenaganya cukup tangguh mengalahkan peserta lainnya. Terbukti ketika peserta Tour de Java dia berada di tengah antara peserta lain, serta tak tampak rasa lelah di wajahnya.

“Saya biasa bersepeda, keliling Ciremai juga sudah empat kali. Dari Cirebon-Sukahaji-Wadukdarma-Kuningan kembali ke Cirebon, pernah juga melintasi Sumberjaya-Jatiwangi-Cigasong-Cikijing-Kuningan itu tidak sampai sehari,” ungkap Titing ditemui saat singgah di Mapolres Majalengka bersama rombongan lainnya.

Dia mengaku, mulai gemar bersepeda sejak tahun 2012, sejak itu hampir tiap saat bersepeda keliling kota dan kabupaten. Dia tak pernah takut apapun walaupun bersepeda sendirian melintasi gunung dan atau melintas di tempat sepi yang jauh dari pemukiman.

“Tak pernah takut apapun, yang penting hati dan jiwa kita lepas tak berpikir apapun, Insya Allah selamat tidak pernaha ada yang menganggu,” kata Titing.
Saat mengikuti Tour de Java Titingpun mengaku tak mengalami hambatan apapun, dan tidak ada medan yang dianggap berat apalagi hingga tak bisa dilintasinya.

Padahal peserta lainnya mengaku ada medan yang berat dan hampir tak bisa dilintasi hingga berusaha mendorong sepedanya, itu di tanjakan dari arah Sumber menuju Sinapeul, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.

Tomi Tata, sahabatnya, mengakui ketangguhan Titing, meskipun perempuaan dia mampu mengalahkan peserta lain dalam bersepeda. “Dia wanita tangguh, dia juga sering bersepeda sendirian,” kata Tomi Tata.

Senada juga disampaikan Ciwong serta Dedi peserta lainnya yang sempat menaikkan sepedanya di truk karena tidak kuat mengayuh saat berada di tanjakan Sinapeul.

Kepala Perencanaan Korps Brimob, Kombes Pol Rudi Herdiyanto, mengatakan kegiatan Tour de Java digelar dalam rangka hari ulang tahun ke-72 Korps Brimob Polri tersebut, dengan rute 1.000 kilometer yang dimulai dari Surabaya pada Minggu (05/11/2017) lalu dan akan finis di Jakarta.

“Adapun sekitar 200 peserta yang terlibat merupakan gabungan dari anggota Brimob,” Kata Rudi.

Selama kegiatan dan di perjalanan, para peserta menggelar bakti sosial di titik-titik tertentu yang telah disediakan oleh Satuan Brimob di daerah yang dilintasi. Seperti di Jatim, Jateng, Yogyakarta dan Jabar, bahkan baru saja kita telah melakukan Baksos di Trijaya Kuningan.

Menurut Rudi Herdianto, tujuan dari kegiatan ini, selain menggelorakan semangat pengabdian seluruh anggota Korps Brimob Polri dengan mengangkat nilai-nilai perjuangan yang telah diteladankan oleh para pendahulu, kegiatan Tour de Java tersebut juga untuk mendekatkan Brimob dengan masyarakat.(Tati/kC Online)