Penyuluhan penanggulan dan pencegahan kenakalan remaja terhadap anggota Forum Siswa-Siswi SMK Persaudaran di aula kampus SMKN 1 Kuningan. Minggu (12/11/2017). Yan/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Tawuran antar pelajar yang terjadi di Kabupaten Kuningan bukan disebabkan perselisihan antar pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kabupaten tersebut. Sebaliknya, pelajar luar daerah yang sengaja mendatangi untuk melakukan penyerangan.

Namun berawal dari seringnya tawuran antar pelajar tersebut, para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMK baik negeri maupun swasta melakukan pertemuan untuk membahas penanganan dan solusi permasalahannya. Kemudian disepakati dibentuklah Forum Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK Kabupaten Kuningan pada 2014.

Ketua Forum Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK Kabupaten Kuningan, Totoh, mengatakan, dibentukan forum tersebut bertujuan memudahkan koordinasi dan komunikasi antar wakil kepala sekolah bidang kesiswaan SMK dalam menangani permasalahan kenakalan remaja yang semakin mengkhawatirkan, salah satunya tawuran.

Setiap adanya riak-riak perseteruan antar pelajar di lingkup SMK langsung bisa diantisipasi karena para wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dari tiap SMK, bergerak cepat sehingga tidak sampai terjadi bentrokan besar-besaran yang dapat mencoreng nama baik sekolah.

“Sejak itu kenakalan remaja berupa tawuran di wilayah Kabupaten Kuningan sudah jarang terdengar. Apalagi Forum Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK melakukan beberapa terobosan untuk mempersatukan siswa dengan menggelar beberapa kegiatan, di antaranya kemah bersama seluruh siswa SMK se-Kabupaten Kuningan,” kata Totoh, Minggu (12/11/2017).

Berikutnya, lanjut Totoh, penyuluhan penanggulan dan pencegahan kenakalan remaja terhadap anggota Forum Siswa-Siswi SMK Persaudaran di aula kampus SMKN 1 Kuningan.

Sedangkan narasumber yang dihadirkan sesuai dengan bidang garapannya, adalah ketua Forum Wakil Kepala Sekolah SMK Kabupaten Kuningan, ketua Badan Narkotika Nasional (BNN), unsur kepolisian Polres Kuningan dan sebagainya.

“Alhamdulillah sejak dibentuknya Forum Wakil Kepala Sekolah Kesiswaan SMK Kabupaten Kuningan, sudah tidak terdengar lagi aksi tawuran antar pelajar SMK di Kuningan ni. Kecuali ada yang melakukan penyerangan dari luar daerah sehingga dalam menanganinya kami selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian polsek terdekat,” tuturnya.

Sementara mengantisipasi penyerangan dari luar daerah, ditambahkan Wakil Kepala SMKN Pertiwi Kuningan Bidang Kesiswaan ini, telah memberikan nomor telepon kepada tukang ojeg, sopir angkot dan lain-lainnya agar memberitahukan secepatnya ketika ada gerombolan siswa luar daerah yang datang ke wilayah Kabupaten Kuningan.(Yan/KC Online)