Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, terlihat datang mengunjungi beberapa tenant, melihat produk kopi dan menikmati kopi, Sabtu (4/11/2017). Ia mengapresiasi pelaksanaan West Java Coffee Festival dan para petani kopi serta pihak coffee shop yang terlibat menyukseskan acara tersebut. Mutiara/KC Online

BANDUNG, (KC Online).-

West Java Coffee Festival (WJCF) yang diselenggarakan di Trans Studio Mall, Kota Bandung, 3-5 November 2017, menjadi wadah mempromosikan kopi asli dari beberapa daerah di Jawa Barat kepada para pecinta kopi.

West Java Cofee Festival (WJCF) ini rutin dilaksanakan setiap tahun. Tahun 2017 ini, WJCF ini bekerjasama dengan Indag Jawa Barat, Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Barat, puluhan petani kopi, dan 30 coffee shop se-Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, terlihat datang mengunjungi beberapa tenant, melihat produk kopi dan menikmati kopi, Sabtu (4/11/2017).
Ia mengapresiasi pelaksanaan West Java Coffee Festival dan para petani kopi serta pihak coffee shop yang terlibat menyukseskan acara tersebut.

“West Java Coffe Festival ini bisa jadi sarana untuk memperkenalkan kopi-kopi asli Jawa Barat kepada masyarakat. Kopi-kopi asli Jawa Barat sangat harum dan enak rasanya. Diharapkan, melalui acara ini pun penjualan kopi asal Jawa Barat ini bisa meningkat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Istri dari Gubernur Jawa Barat, Hj. Netty Heryawan, yang mendampingi Ahmad Heryawan juga mengapresiasi pelaksanaan West Java Coffee Festival yang secara konsisten mempromosikan budaya kopi di Jawa Barat dengan memperkenalkan produk-produk kopi asli Jawa Barat.

“Penyelenggaraan WJCF ini adalah kegiatan seperti peribahasa ‘sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui’. Jadi, satu sisi kita ingin memperkenalkan kepada masyarakat mengenai kopi, manfaat kopi, keuntungan konsumsi kopi, tapi di sisi lain, dari aspek ekonomi kita juga berpihak kepada para petani kopi untuk meningkatkan kesejahteraan petani kopi,” ujarnya.

Selanjutnya, petani kopi dari Komunitas Tani Hutan Bukit Palasari Bandung, Wahid, yang dijumpai pada acara tersebut, mengatakan, dengan diselenggarakannya West Java Coffee Festival (WJCF) ini bisa mengenalkan bagaimana khas dan rasa dari kopi asal Jawa Barat kepada para pecinta kopi.

Wahid memaparkan, selama pelaksanaan WJCF, ia dan rekan baristanya sudah memberikan sekitar 100 cup kopi arabika khas bukit Palasari Bandung kepada pengunjung secara gratis. Ia mengakui bahwa berkat WJCF ini, banyak orang yang mengenal, menikmati kopi khas Jawa Barat dan penjualan biji kopinya pun meningkat.

“Setiap tahun harga jual biji kopi asal Jawa Barat ini selalu meningkat. Untuk itu, kalau ada event seperti West java Coffe Festival harus digunakan sebaik mungkin untuk mengenalkan, mempromosikan, membagikan kopi gratis, dan menjual produk biji kopi asal Jawa Barat. Harga jual biji kopi asal Jawa Barat ini berkisar Rp.70.000/kg sampai Rp.150.000/kg,” paparnya.(Mutiara/KC Online)