kabar-cirebon.com

KEJAKSAN, (KC Online).-

Ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada empat SKPD di lingkungan Kerja Pemkot Cirebon dilakukan tes urine.

Kegiatan yang digagas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon itu dilakukan dalam upaya pencegahan dari bahaya peredaran gelap zat adiktif jenis narkoba.

Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat pada BNN Kota Cirebon, Sidik Lingga Kusuma menjelaskan, kali ini pihaknya melakukan tes urine bagi pegawai di Dinas Perhubungan (Dishub) sejumlah 135 orang.

Meski demikian, dari semua yang menjalani tes urine hasilnya negatif. Karena, kata Sidik, tidak ada satu orang pun yang terindikasi menggunakan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya.

“Kali ini sebanyak 135 orang dilakukan pemeriksaan. Semua hasilnya negatif dan tidak ada yang terindikasi baik narkoba maupun obat-obatan yang selama ini beredar,” jelas Sidik, usai pemeriksaan kepada wartawan, Rabu (6/12/2017).

Disampaikan Sidik, dalam pemeriksaan yang dilakukan sebelumnya memang terdapat sejumlah orang yang hasilnya buram. Namun menurutnya, buram tersebut disebabkan bisa dari alatnya yang kurang invalid serta bisa juga yang bersangkutan sedang sakit menyebabkan hasilnya memang dicurigai. Sehingga demi mempertegas, kembali pihaknya melakukan tes ulang yang kedua kalinya dengan mengganti alat tes.

“Tes yang kedua kalinya semuanya negatif. Karena yang bersangkutan mengonsumsi obat resep dokter karena sedang sakit. Tadi ada sekitar tujuh orang yang memiliki kecurigaan itu,” kata Sidik.

Dia menuturkan, pemeriksaan tes urine yang lakukan pada SKPD di lingkungan Pemkot Cirebon, memang sudah menjadi agenda dan program. Sebelumnya, pemeriksaan juga telah dilakukan terhadap pegawai di BKPPD, kemudian ke Dinas Damkar dan kali ini di Dishub. Kemudian untuk dinas lainnya yang belum diperiksa masih dirahasiakan dan akan terjadwalkan pada waktu lainnya.

“Satu dinas lagi kami rahasiakan dan pemberitahuan sifatnya mendadak. Tujuannya tetap, kita berusaha seluruh SKPD ini bersih dari pengguna narkoba. Program BNN berupa tes urine untuk instansi pemerintah, kami memprioritaskan SKPD yang pegawainya banyak,” tandasnya.(Mamat)