Dua pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Sekretaris Daerah (Sekda) H Yosep Setiawan dan Sekretaris Dinas (Sekdis) Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), H Dedi Supardi, bersama PNS lainnya, menerima Surat Keputusan (SK) Pensiun, yang secara simbolis diserahkan Bupati H Acep Purnama, di Hotel Horison, Desa Panawuan Kecamatan Cigandamekar, Selasa (28/11/2017). Eman/KC Online

KUNINGAN, (KC Online).-

Menjelang masa pensiunnya Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, H. Dedi Supardi pada Maret 2018, kalangan pendidik di Kota Kuda menjadi resah karena sampai saat ini, dinilai masih belum ada yang bisa menyamai kemampuannya.

Keresahan yang dialami para pelaku pendidikan yang sudah tahu kualitas dan sepak terjang H. Dedi Supardi, karena dinilai memiliki kelebihan dan kemampuan yang luar biasa terutama sumbangsih dalam pengelolaan serta kemajuan pendidikan di Kabupaten Kuningan.

Selama perjalanan kariernya yang dimulai dari nol baik ketika masih dipercaya selaku ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) selama dua periode, kepala SDN Kadugede, kepala UPTD Sekolah Berstandar Internasional (SBI), kepala seksi TK/SD, Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Kepala Bidang Penunjang Pendidikan maupun sampai sekarang ini sebagai sekretaris Disdikbud, memberikan kesan yang tidak mudah dilupakan begitu saja.

“Sampai saat ini, belum ada pejabat lingkup pendidikan yang kemampuannya menyamai Pak H. Dedi Supardi. Di tidak hanya pintar dalam teori dan praktik pendidikan, tetapi merupakan orang supel alias pandai bergaul dengan siapa saja. Baik itu guru, LSM, rekan-rekan pers dan masyarakat umum.
Sehingga wajar kalau di kalangan pendidikan mulai resah, karena tidak mengharapkan, ketika pada waktu pensiunnya nanti, pengganti Pak H. Dedi Supardi adalah orang yang kemampuannya sangat jauh di bawah. Untuk itu saya berharap, Pak Bupati serta Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), harus benar-benar selektif memilih pejabat penggantinya,” tutur kepala sekolah yang enggan disebutkan identitasnya, Minggu (3/12/2017).

Namun untuk mengimbangi Kepala Disdikbud, H. Dian Rachmat Yanuar agar bisa bersama-sama membawa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) ini tetap maju, mungkin ada tiga pejabat yang cocok.

Yakni, Kepala Seksi Penunjang Pendidikan Sekolah Dasar, Rizal yang pandai juga supel tapi pangkatnya sangat jauh, Kepala Bidang Sosial Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Sriwaluya Suparman serta Kepala Bagian Humas Setda Kuningan, Wahyu Hidayah.

“Kalau yang mirip dengan sosok Pak H. Dedi Supardi adalah Pak Rizal tetapi tidak mungkin karena jabatannya pun masih kepala seksi. Jadi antara Pak Sriwaluya dan Pak Wahyu yang mungkin bisa mengimbangi Pak Kadisdikbud,” ujarnya.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, Uca Somantri ketika dikonfirmasi terkait rencana mutasi, mengatakan, bahwa belum ada perintah dari pimpinan untuk melaksanakan kegiatan tersebut.(Yan/KC Online)