kabar-cirebon.com

KAPETAKAN, (KC Online).-

Nasib nahas menimpa seorang pengendara motor bernama Hendriyanto (19 tahun), warga Desa Pegagan Lor, Kecamatan Kapetakan pada Rabu, (6/12/2017).

Hendriyanto harus meregang nyawa saat motor Smash nomor polisi E 4034 LI yang dikendarainya dihantam mobil truk dengan nomor polisi B 9134 WX yang dikendarai Peni, warga Desa Kedung Bunder, Kecamatan Gempol.

Melihat kecelakaan terjadi, warga sekitar yang melihat kejadian langsung mengejar sopir truk yang diduga hendak melarikan diri.

Kejadian bermula saat kendaraan sepeda motor yang dikendarai Hendriyanto hendak mendahului angkot dengan nomor polisi E 1992 AU yang sedang berjalan di jalur lambat. Hendriyanto berniat menyalip angkot dengan mengambil jalur kanan.

Pada waktu yang bersamaan, dari arah belakang muncul mobil truk yang dikendarai Peni dengan kecepatan sedang. Motor yang dikendarai oleh Hendriyanto jatuh dan tertabrak truk yang melintas.

Akibat tertabrak, korban terpental sejauh belasan meter. Korban sempat dibawa oleh petugas kepolisian ke Rumah Sakit Umum Daerah Gunung Jati. Namun sesampainya di rumah sakit nyawa korban tidak tertolong karena luka parah di beberapa bagian badannya.

Kanit Lakalantas Polres Cirebon Kota, Iptu Zaitun, mengatakan, saat kejadian korban tengah melaju dari arah Karangampel, Indramayu menuju Cirebon, dengan kecepatan tinggi.

“Korban hendak menyalip angkot yang berada di depannya. Menghindari angkot yang melaju mundur, korban berpindah kejalur sebelah kanan. Di saat yang sama, truk bermuatan semen juga melaju sehingga tabrakan tersebut tidak terhindarkan,” katanya.

Zaitun menambahkan, setelah terjadi kecelakaan, korban Hendriyanto sempat dibawa ke RSUD Gunung Jati untuk dilakukan pertolongan. Sementara kasus kecelakaan ini masih dalam penyelidikan Unit Lakalantas Polres Cirebon Kota.(Iskandar/Job)