suaramerdeka.com

BANJARMASIN, (KC Online).-

Seorang pria yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap istri dalam kondisi meninggal dunia akibat gantung diri.

“Saat petugas melakukan pencarian terhadap pelaku ke rumahnya di Jalan Belitung Darat, Gang Swadaya No. 2 RT 9, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat,” kata Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Anjar Wicaksana seperti dilansirkan Antara, Rabu (6/12/2017).

Pelaku bernama Rudiani (49) itu, awalnya dilaporkan ke Polsekta Banjarmasin Utara karena telah melakukan penyiraman air keras terhadap istrinya, Megawati (45).

Lokasi kejadian penyiraman air keras di rumah kakak korban di Jalan Kuin Utara kompleks Kebun Kelapa RT 9 Kelurahan Kuin Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu sekitar pukul 14.00 WITA.

Menurut keterangan saksi, ungkap Anjar, korban diketahui sudah tidak pulang ke rumah yang ditinggali bersama suami sejak 4 hari.

Pelaku menjemput korban untuk diajak pulang kembali. Akan tetapi, korban bersikeras tidak mau kembali dan meminta cerai.

“Usai cekcok mulut, pelaku langsung menyiram air keras terhadap korban saat sedang dalam posisi berbaring di dalam kamar bersama kakak korban (saksi),” kata Anjar.

Setelah melakukan aksi kekerasan dengan menyiram air keras tersebut, pelaku langsung melarikan diri. Korban dibawa ke Rumah Sakit Ansyari Saleh Banjarmasin.

“Korban luka melepuh di bagian wajah dan sekujur kedua belah tangan serta menyebabkan terganggunya kondisi kedua bola mata,” katanya. (GM/KC Online)