Cuma Rp 6.000, Lidah Anda Dimanjakan Kue Ini

BAGI sebagian orang, makanan atau kuliner khas Cirebon yang diketahui hanya empal gentong, tahu gejrot, nasi lengko atau nasi jamblang. Namun, ada satu kuliner khas Cirebon yang mungkin masih banyak orang tidak tahu.

Namanya kue tapel, kue ini merupakan salah satu kue kuliner khas Cirebon. Sepintas, kue ini mirip jajanan modern sejenis kebab atau crepes. Sebab bentuknya memang mirip dengan crepes atau kebab, adonan tipis yang dipanggang setengah kering, diisi dengan gula merah dan pisang.

Remawati, adalag generasi keempat pedagang kue tapel. Remawati berjualan kue tapel di sebuah gang RW 04 Pekalangan Utara, Kelurahan Pekalangan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon. Setiap hari, Remawati membuat adonan kue tapel yang diproses secara tradisional. Adonan kue tapel berbahan kelapa yang diparut kemudian dicampur dengan tepung beras.

Kedua bahan ini diaduk menggunakan air kelapa yang direbus hingga menjadi adonan. Adonan dicetak secara tradisional berbentuk lingkaran di atas wajan yang terbuat dari besi. Menurut Remawati, wajan besi ini wajan yang sudah langka. Adonan yang dicetak dalam wajan ini tidak menggunakan minyak.

“Langsung cetak setelah adonan jadi. Meskipun tidak pakai minyak tapi tidak lengket dan matang,” kata Renawati, Jumat (26/1/2018).

Proses mencetak kue tapel ini menggunakan daun pisang sebagai pengharum aroma. Lima menit kemudian, adonan tapel diberi lapisan ketan yang sudah matang agar bentuknya tidak rusak ketika sudah matang. Selanjutnya setelah dilapisi ketan, adonan ditaburi pisang raja dan gular merah sampai pisang dan gula melebur bersama adonan.

Renawati memasknya tidak menggunakan kompor, namun dengan tungku tradisional. “Ini pakai batok kelapa agar tidak lengket dan juga supaya pisang dan gulanya menyatu,” katanya.

Meskipun diproses secara tradisional, kue tapel ini mempunyai cita rasa yang khas. Adonan yang sedikit kering setelah dicetak, diisi dengan pisang dan gula merah, membuat lidah terus bergoyang saat mencicipi kue tapel ini. Remawati mulai menjajakan kue tapel sejak pukul 07.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Harga satu kue tapel ini tidak mahal, cukup dengan Rp 6 ribu, lidah kita siap dimanjakan dengan kue ini.(Iskandar/KC Online)