ilustrasi/segiempat.com

BANJAR, (KC Online).-

Bonar Bonadi Marbun (47) warga Dusun Sukamaju, Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Banjar yang sempat menghilang selama tiga hari, akhirnya tiba di rumahnya Jumat (5/1/2018), sekitar pukul 09.00 WIB.

Bonar mengaku dibawa makhluk halus yang ada di Keramat Seureuh Beureum, sekitar Gunung Sangkur.

“Saat itu, saya diajak wanita berparas cantik yang memakai batik, melintasi jalan yang kondisinya bersih,” ujar Bonar saat bercerita di hadapan warga dan aparat kepolisian, kemarin.

Kedatangan ke alam yang tak dikenalnya itu, dia mengaku disambut aneka jamuan seperti raja saja dan dikelilingi wanita cantik dan lelaki tampan yang tak dikenalnya.

Makanan yang tersaji di depannya itu terlihat sangat enak dan menggugah selera. Terlebih aneka makanan itu ditata dengan rapi dan terlihat mewah.

Meski demikian, hal itu tidak membuat Bonar lupa diri. Ia tetap berusaha untuk selalu waspada, apalagi orang-orang yang ada di sekelilingnya itu tidak ada yang dikenalnya sama sekali.

“Saya bisa pulang, setelah membaca surat yasin di tempat yang mirip musala. Anehnya lagi, setelah membaca surat yasin, aneka makanan yang disajikan langsung berubah menjadi cacing, ulat dan bangkai,” ucapnya seraya mengakui jika keberangkatannya ke “tempat” itu hanya sekitar 1 jam.

Padahal, menurut warga dia, Bonar hilang selama tiga hari. Yakni, sejak Selasa (2/1/2018) saat mencari kayu bakar ke Gunung Sangkur.

Warga menduga, Bonar dibawa makhluk penunggu Gunung Sangkur dan hendak dijadikan tumbal. Sebab, jika Bonar memakan makanan yang disajikan makhluk gaib tersebut, maka diyakini warga, ia tak akan bisa kembali pulang ke alam nyata atau kalaupun pulang hanya tinggal nama.(Kapol/KC Online)