Faizal/KC Online.*

TALUN, (KC Online).-

Gara-gara dilarang pacaran, seorang siswi SMPN di Kota Cirebon berinisial ANA, mencoba bunuh diri dengan cara loncat di jembatan fly over tol, Blok Sijopak, Desa Sampiran, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jumat (12/1/2018), siang.

Data yang dihimpun KC Online menyebutkan, peristiwa berawal ketika korban diketahui oleh pihak sekolah sedang berboncengan dengan laki-laki bernama DM yang juga masih siswa di sekolah yang sama. Keduanya diduga berpacaran sehingga sempat ditegur oleh gurunya agar jangan berpacaran dulu.

Puncak dari tragedi tersebut terjadi pada hari Jumat kemarin, saat ANA tidak masuk sekolah sehingga teman-teman sekolahnya menemuinya.

“Selanjutnya adik saya ditegur oleh orang tua anak. Dia kemudian lari ke arah jembatan tol dan naik pagarnya. Kami sempat melarang aksi nekat adik saya yang terlihat merambat ke arah tengah jalan,” kata kakak korban Syarif.

Syarif menjelaskan, kemudian adiknya tiba-tiba menjatuhkan diri dari tengah jembatan tersebut. Sejumlah warga sempat berada di tengah jalan tol mencoba menolong ANA. Warga yang melihat aksi nekat tersebut sempat berusaha menolong dengan menangkap korban. Namun korban tetap nekat dan jatuh dari arah jembatan.

Kemudian warga berusaha menolong dengan membawa korban ke RSUD Gunungjati Cirebon. Akibat peristiwa tersebut korban mengalami luka robek di dahi dengan luka enam jahitan, luka robek pada bibir atas sebanyak empat jahitan, luka lebam pada leher dan luka lebam pada punggung.

Kapolres Cirebon, Ajun Komisaris Besar Risto Samodra membenarkan informasi aksi nekat siswa SMPN tersebut. Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap keluarga korban dan sejumlah saksi lainnya. “Kami juga melakukan pengecekan ke lokasi kejadian selain meminta keterangan saksi,” ujarnya.(Faizal)