H. Toto Taufikurohman Kasim,

H. Toto Taufikurohman Kasim

MENGENAKAN pakaian warna putih, celana hitam, berpeci hitam dan berselendang sorban, Direktur Rumah Sakit (RS) Kuningan Medical Centre (KMC), H Toto Taufikurohman Kosim (51 tahun), tampak bersemangat dan percaya diri dalam menyampaikan orasinya di hadapan sejumlah masa pendukung pasangan Sentosa (Toto-Yosa), calon Bupati dan Wakil Bupati Kuningan periode 2018-2023.

Dokter yang satu ini dalam penampilannya cukup kalem, tapi pasti dalam mengaplikasikan keilmuannya, khususnya di bidang medis lewat berbagai aksi kemanusian. Dari ujung Kuningan selatan Kecamatan Cilebak hingga ujung timur Kecamatan Cibingbin yang berbatasan dengan Provinsi Jawa Tengah, banyak warga yang mengenal dia.

Sehingga dengan dukungan arus bawah yang menghendaki untuk manggung dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan 2018, H Toto Taufikurohman Kosim yang diusung PKB, akhirnya harus berpasangan dengan H Yosa Octora Santono diusung Partai Demokrat. Termasuk dua partai pendukung, PKS dan PPP siap memenangkannya dalam pesta demokrasi nanti.

“Kami siap membangun Kuningan baru, dalam upaya melaksanakan kepentingan umat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan. Dengan harapan ke depan Kuningan sebagai pusat budaya peradaban Islam termaju di Jawa Barat, sehingga akan terwujud baldatun toyyibatun wa robbun ghofur (negeri yang baik serta mendapat ampunan dari Allah Swt),” kata H Toto, disusul dengan tepuk tangan hadirin.

Ayah tiga anak, Arya, Rosa dan Silvia ini cukup berpengalaman dalam dunia medis, termasuk sebagai Puket I dan III di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan (STIKKU) beberapa tahun lalu.

Bahkan sebelumnya sempat menjabat sebagai Wakil Direktur di Rumah Sakit (RS) Juanda dan RS El-Sifa serta hingga kini menjadi Direktur KMC Grup yang senantiasa peduli terhadap keluarga tidak mampu.

Karena itu jika suami Ny Lina Marlina ini, ditakdirkan Allah Swt menjadi Bupati Kuningan periode mendatang, maka pasangan Sentosa ini siap membangun ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan angka IPM Kabupaten Kuningan.

“Selama ini IPM Kuningan masih rendah, maka perlu pengembangan sektor ekonomi, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk mencapai ke arah itu, mari kita sama-sama berjuang mewujudkannya,” kata Toto. (Emsul/KC Online)