Dedi Mulyadi/Dok GM

BANDUNG, (KC Online).-

Bakal paslon calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar selesai mengikuti tes kesehatan di Paviliun Parahyangan, RS Hasan Sadikin, Bandung, Kamis (11/1/2018). Salah satunya, ialah pasangan yang akrab disapa duo DM, yaitu Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Calon wakil Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku optimistis dengan pilkada tahun ini. Sebab ia memiliki beberapa program yang dirasanya dapat memajukan Kota Bandung khususnya dan Jawa Barat pada umumnya menjadi lebih baik.

“Saya optimistis. Saya mengelola APBD Purwakarta hanya Rp 2 triliun bisa mengubah infrastruktur lebih baik, sekolah gratis, bikin toilet di setiap kelas, jaringan air bersih, investasi. Ini Rp 3,5 triliun untuk mengelola Jawa Barat dengan perpaduan kab/kota sudah kebayang. Jika keuangan dikelola dengan baik, maka saya meyakini ada peningkatan 35x lipat dibanding dengan pencapaian kali ini,” kata Demul sapaan Dedi Mulyadi.

Salah satu program yang menjadi unggulan Dedi Mulyadi, ialah dirinya ingin membangun rumah sakit sekelas Hasan Sadikin di beberapa wilayah, seperti di Cirebon, Purwakarta-Bekasi, Bogor, Tasik, Garut dan Pangandaran.

“Bayangin Jawa Barat dengan penduduk 46 juta hanya punya satu-satunya Rumah Sakit tipe A dan milik kementerian kesehatan. Saya pikir sudah semestinya pemerintah provinsi Jawa Barat membuat rumah sakit sekelas Hasan Sadikin,” lanjutnya.

Dedi menyebutkan, dalam pilkada ini tidak ada yang namanya persaingan antarpaslon, tetapi bagaimana cara masing-masing paslon dalam meyakinkan publik terhadap visi-misi yang dimilikinya serta melakukan bukti-bukti nyata.

“Tidak ada persaingan karena ini bukan pertandingan sepak bola. Ini adalah pertandingan menaklukan empati publik, sehingga tidak pernah ada persaingan,” katanya. (GM/KC Online)