Epih/KC Online.*

KEDAWUNG, (KC Online).-

Pasar properti pada tahun 2018 diprediksikan masih akan tetap tumbuh dibandingkan dengan tahun 2017 kemarin. Hal itu, tidak terlepas dari beberapa kebijakan positif yang telah dikeluarkan pemerintah.

Hingar bingar peristiwa politik, baik jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), maupun pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) diharapkan tidak akan memberikan pengaruh terhadap kelangsungan pasar properti tahun 2018 ini.

“Kita rasa potensi pasar tahun 2017, baik itu untuk pasar rumah menengah (subsidi) dan atas (komersil) akan memiliki kesempatan yang sama. Kedua pasar perumahan tersebut tahun ini kita prediksi masih bisa tumbuh,” tutur Direktur Utama PT. Trimanunggal Utama, Pengembang Perumahan Di Wilayah Cirebon, H Gunadi kepada KC Online, Selasa (9/1/2018).

Indikasi pertumbuhan pasar properti tahun ini, lanjutnya, juga didorong upaya pemerintah dalam memaksimalkan pencapaian target satu juta rumah. Sehingga, secara umum pasar properti tahun ini masih tetap akan lebih menarik dibandingkan tahun 2017.

“Sekalipun pada tahun ini merupakan tahun politik, akan tetapi untuk pasar properti dirasa masih akan lebih bergairah. Terutama, untuk pasar rumah menengah (subsidi) itu tidak akan terlalu terpengaruh dengan suhu politik tahun ini,” ungkapnya.

Karenanya, tahun 2018 ini, pihaknya juga menatap optimistis jika pasar properti masih tetap akan tumbuh dibandingkan dengan tahun 2017 kemarin.

“Target tahun ini kami berharap memberikan sumbangsihnya untuk pencapaian rumah subsidi paling tidak sebanyak 1.000 unitnya rumah subsidi bisa dibangun pada beberapa lokasi disepanjang tahun ini,” tutur Gunadi.

Sejumlah lokasi perumahan subsidi yang siap pihaknya bangun, itu akan dilaksanakan di 9 lokasi strategis seperti 4 lokasi rumah subsdi akan dibangun di daerah Cirebon, 2 lokasi di daerah Kuningan, 1 lokasi di Indramayu, dan 2 lokasi lainnya di luar Cirebon.(Epih)