Ani/KC Online.*

KESAMBI, (KC Online).-

Mengenalkan anak kepada alam memang menyenangkan. Apalagi kurikulum pembelajarannya mengasyikkan, dapat belajar sambil bermain. Inilah sekilas pembelajaran yang ditawarkan di Sekolah Alam Al-Ghiffari Cirebon, Jl. Perjuangan No. 7 Majasem Kota Cirebon.

“Sekolah Alam Al-Ghiffari Cirebon ini sudah berdiri sejak tahun 2012. Kami konsisten memberikan metode ajar terbaik untuk anak-anak dengan mengenalkan alam sebagai tempat belajar dan menumbuhkan kecintaannya kepada alam,” ungkap Kepala Sekolah Al-Ghiffari Cirebon, Sutrisno kepada KC Online, Senin (11/2/2018).

Sutrisno mengaku, sekolah pada umumnya berkutat di satu lahan yang tekurung oleh tembok. Tapi, melalui sekolah alam ini semua anak mampu mengeksplor berbagai kegiatannya di alam, mengenal tumbuhan, hingga mencintai alam.

“Kebanyakan anak-anak yang bersekolah alam seperti di Al-Ghiffari ini, setelah dewasa akan lebih peduli dengan alam. Contoh kecilnya, si anak tidak buang sampah sembarangan, mereka mampu mengenal buah dan jenis tumbuhan, dan lainnya,” paparnya.

Berbeda dengan sekolah pada umumnya, di sekolah alam, 70 persen terdiri dari tumbuhan dan lahan-lahan hijau. Sedangkan 30 persen lainnya berupa bangunan, seperti ruang kelas yang outdoor, perpustakaan, kolam renang, flying fox, dan lainnya. Bahkan anak-anak lebih lebih berani dan lebih menyukai tantangan.

“Kami memiliki kurikulum paten di sekolah alam yaitu konservasi alam berbasis kearifan local, yang berarti bahwa anak-anak dikenalkan tentang konservasi alam dengan mengangkat kearifan local, seperti mengenal mangga gedong gincu yang merupakan buah khas Cirebon, dan lainnya,” bebernya.

Yang lebih menarik lagi, di Al-Ghiffari Cirebon secara emosional anak juga di berikan melalui pembelajaran agama Islam. Sehingga kecintaan alamnya diseimbangkan dengan ilmu agama yang dikemas pembelajarannya dengan lebih menarik dan menyenangkan.

“Kami sudah membuka registrasi untuk anak-anak yang ingin bersekolah dan bergabung di Al-Ghiffari Cirebon. Mulai dari anak usia PAUD dan TK bisa datang langsung ke sekolah kami,” imbuhnya.

Menurutnya, di Cirebon sekolah alam masih terbilang asing. Berbeda dengan sekolah alam di kota besar lainnya. Bahkan kebanyakan orang tua yang menyekolahkan anaknya di Al-Ghiffari ini kebanyakan dari luar kota, yang bapak atau ibu nya bertugas kerja di Cirebon.(Ani/Job)