Honda Eiyu Indramayu menggelar kegiatan lomba kesenian tradisional berupa “Tari Topeng” kategori sekolah dasar dan sekolah menengah pertama se-Indramayu. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Honda Eiyu Indramayu, Jalan Pasar Baru 5 No. 5 Kelurahan Karang Malang Indramayu. Akhir kegiatan, keluar sebagai juara, Lovie Keysa. S dari SDN BPK Penabur Jatibaranv, peraih peringkat II, Rizka Nurmala asal SDN Kepandean Indramayu dan pemenang ke III diraih, Khuswatun Hasana asal SDN Juntiwedan I Juntinyuat. Ratno/KC Online

INDRAMAYU, (KC Online).-

Dalam upaya mengangkat kesenian tradisional Indramayu, Sabtu (10/2/2018) pekan kemarin, pihak Honda Eiyu Indramayu menggelar kegiatan lomba kesenian tradisional berupa “Tari Topeng” kategori sekolah dasar dan sekolah menengah pertama se-Indramayu.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Honda Eiyu Indramayu, Jalan Pasar Baru 5 No. 5 Kelurahan Karang Malang Indramayu itu, disambut antusias para peserta dan para orangtua.

Ditemui KC Online, Sabtu (10/2/2018), GM Honda Eiyu Indramayu, Ahmad Erwinsyah mengatakan, melalui kegiatan semacam ini diharapkan dapat menyentuh masyarakat luas agar budaya mempertahankan dan melestarikan kesenian tradisional senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Salah satu tujuan digelarnya perlombaan ini, agar masyarakat lebih mengenal keberadaan Honda Eiyu yang menawarkan banyak produk dan dapat dimanfaatkan seluruh kalangan masyarakat Indramayu,” terangnya.

Menurutnya, strategi pemasaran beredukasi semacam ini, diyakini selain mampu menarik minat orangtua untuk memperoleh produk yang ditawarkan pihak Honda Eiyu Indramayu, juga upaya optimalisasi budaya kesenian tradisional dapat dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga budaya maupun seni yang dimiliki daerah tidak punah ditelan zaman.

Kegiatan semacam ini, akan lebih efektif ditanamkan ke diri anak-anak pada usia dini dengan tujuan agar anak lebih mengenal budaya dan kesenian daerahnya.

”Kegiatan lomba semacam ini, kerap dilakukan setiap dua bulan sekali dengan tema dan lomba yang berbeda. Saya optimistis, kegiatan ini dapat menyentuh ke masyarakat luas,”terangnya.

Terpisah Marketing Suport Honda Bandung Centre (HBC), Lucas menilai, berbagai kegiatan yang dilakukan Honda Eiyu Indramayu cukup kreatif, karena didalamnya mengangkat kesenian tradisional dan hal positif semacam ini hendaknya dapat dilakukan daerah-daerah lainnya di bawah naungan Honda.

Kreativitas semacam ini, dapat dijadikan sebagai pilot project bagi daerah-daerah lain di Jawa Barat dengan tujuan untuk mengangkat kesenian tradisional yang dimiliki di daerahnya.

“Secara pribadi, saya sangat apresiasi terhadap kreativitas yang dilakukan Honda Eiyu Indramayu dan tidak menutup kemungkinan ke depan akan diterapkan di daerah lain di Jawa Barat,”ungkapnya

Sementara itu, Rohman salah seorang juri asal Dewan Kesenian Indramayu (DKI) menilai, kegiatan positif ini hendaknya dilanjutkan, supaya kreativitas maupun inovasi yang dilakukan anak-anak dapat tersalurkan.

Dalam penilaian ini terbagi tiga kategori, terkait Wiraga tentang kostum yang digunakan para peserta, Wirasa tentang rasa peserta dalam menarikan dan wirama mengenai penjiwaan peserta.

“Dalam lomba ini, terbagi tiga juri masing-masing menilai dari sudut yang berbeda. Secara umum, para peserta memiliki daya seni yang cukup tinggi yang perlu dikembangkan dan lomba yang digelar Honda Eiyu Indramayu cukup positif,” pungkasnya.

Akhir kegiatan, keluar sebagai juara, Lovie Keysa. S dari SDN BPK Penabur Jatibaranv, peraih peringkat II, Rizka Nurmala asal SDN Kepandean Indramayu dan pemenang ke III diraih, Khuswatun Hasana asal SDN Juntiwedan I Juntinyuat. Para pemenang lomba selain membawa pulang tropy juga menerima sejumlah bingkisan.(Ratno/KC Online)